Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menjelaskan alasannya memilih pemain-pemain dengan pengalaman terbatas di Liga 1 untuk bergabung dengan timnas senior dan U-23.
Selain dari pemain-pemain yang sudah dikenal secara luas, ia juga memasukkan beberapa pemain yang memiliki sedikit jam terbang bermain di klub mereka.
Pemain-pemain yang kurang mendapat kesempatan bermain di Liga 1 2023/2024 di antaranya Aji Kusuma dan Akbar Arjunsyah dari Persija Jakarta.
Aji hanya tampil sebagai pemain inti sekali dengan nol gol, sementara Akbar baru dua kali menjadi pemain inti.
"Kami telah membagi mereka menjadi dua tim untuk dapat mendaftar lebih banyak pemain. Namun, kami belum dapat memastikan dengan pasti siapa yang akan didaftarkan karena perlu latihan terlebih dahulu untuk mengevaluasi kemampuan mereka," kata Shin Tae-yong, Kamis (31/8/2023).
Timnas senior saat ini memiliki 24 pemain yang siap bermain dalam pertandingan FIFA Match Day melawan Turkmenistan pada 8 September mendatang.
Sementara itu, timnas U-23 memiliki 27 pemain yang dipanggil untuk mempersiapkan kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Shin Tae-yong mengakui bahwa dia merasa bertanggung jawab atas kedua tim ini, namun untuk timnas senior, dia akan mendapat dukungan besar dari asisten pelatih utamanya, Choi In-cheol, yang akan menahkodai pertandingan di FIFA Matchday sementara.
"Memang agak rumit, untuk timnas senior, asisten pelatih utama kami, Choi, akan mengambil alih tim. Dia memahami rencana taktik dan tujuan saya, jadi dia akan bertanggung jawab atas timnas senior. Saya akan lebih fokus pada timnas U-23," kata dia.
Dalam pertandingan melawan Turkmenistan, Shin juga memanggil kembali Egy Maulana Vikri, pemain sayap Dewa United, yang sebelumnya absen dalam dua pertandingan FIFA Match Day.
Ia menyatakan bahwa pemanggilan Egy tidak didasari alasan khusus, melainkan karena penampilan baik pemain tersebut di liga, yang membuatnya layak untuk kembali memperkuat skuad Garuda. [ANTARA]