Amerika Tuding Rusia Sekongkol dengan Korea Utara Soal Pembelian Senjata di Perang Ukraina

Suara Joglo

Kamis, 31 Agustus 2023 | 16:35 WIB
Amerika Tuding Rusia Sekongkol dengan Korea Utara Soal Pembelian Senjata di Perang Ukraina
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) menghadiahkan pedang kepada Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum pertemuan keduanya di Vladivostok, Rusia, Kamis (25/4/2019). ([ANTARA])

Amerika Serikat pada Rabu mengatakan Rusia berhubungan dengan Korea Utara untuk mendapatkan senjata dari negara itu untuk perang di Ukraina, sebuah tuduhan yang menurut kelompok anggota PBB yang dipimpin AS merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan.

"Kami memiliki informasi...ada negosiasi senjata antara Rusia dan Korut yang secara aktif meningkat," kata juru bicara Gedung Putih John Kirby kepada wartawan dalam konferensi pers secara daring.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korut Kim Jong Un saling bertukar surat "berjanji meningkatkan kerjasama bilateral mereka" sejak kunjungan terbaru Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu ke Pyongyang, kata Kirby.

"Seluruh perjanjian senjata antara Korut dengan Rusia akan melanggar langsung beberapa resolusi DK PBB," kata dia.

AS, Jepang, Korea Selatan dan Inggris mengatakan "Rusia sedang menegosiasikan kesepakatan potensial sejumlah besar dan berbagai jenis amunisi dari Korut untuk digunakan melawan Ukraina" menurut pernyataan bersama yang dirilis Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield.

Pernyataan itu juga mendesak Korut untuk menghentikan negosiasi senjata dengan Rusia karena negara Asia itu telah mengatakan di depan umum dalam sejumlah kesempatan bahwa pihaknya tidak akan menjual senjata kepada Rusia.

Tindakan itu terjadi setelah Shoigu menghadiri parade militer di Pyongyang pada Juli dalam peringatan 70 tahun penandatanganan gencatan senjata Perang Korea.

"Sangat memalukan bahwa Federasi Rusia -- anggota permanen Dewan Keamanan -- berpartisipasi dalam perayaan atas upaya Korut mengembangkan sistem pengiriman senjata nuklir berkelanjutan,” kata pernyataan itu.

Bersamaan dengan dugaan kesepakatan senjata dengan Korut, pernyataan itu mengatakan Rusia telah membeli drone dari Iran bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan dan menggunakan drone tersebut untuk menyerang Ukraina.

baca juga

Pernyataan itu juga menyebut pola perilaku Rusia "tidak dapat diterima", menuduh Moskow mengabaikan tanggung jawabnya sebagai anggota DK PBB dan mendukung rezim yang terlibat dalam proliferasi nuklir.

Setelah kunjungan Shoigu ke Pyongyang, sekelompok pejabat Rusia mengunjungi ibukota Korut membahas mengenai kemungkinan kesepakatan senjata, kata Kirby, mencatat bahwa diskusi tingkat tinggi kemungkinan berlanjut beberapa bulan ke depan.

"Untuk mendapatkan senjata-senjata ini, Rusia akan melanggar resolusi DK, termasuk resolusi yang didukung Rusia sendiri," kata Thomas-Greenfield dalam konferensi pers di kantor pusat PBB di New York.

Sementara itu Kimihiro Ishikane, Duta Besar Jepang untuk PBB, mengatakan pentingnya untuk memperjelas kesepakatan senjata apapun antara Korut dan Rusia tidak dapat diterima. "Ini harus menjadi masalah yang melibatkan Ukraina dan juga nonproliferasi nuklir," katanya.

Media Korut memberitakan pada 15 Agustus bahwa Putin dan Jong Un bertukar ucapan selamat melalui telegram pada peringatan 78 tahun berakhirnya pemerintahan kolonial Jepang di Semenanjung Korea.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Helikopter Rusia Jatuh, 3 Orang Dikabarkan Tewas

Helikopter Rusia Jatuh, 3 Orang Dikabarkan Tewas

Joglo | Rabu, 30 Agustus 2023 | 16:48 WIB

Rusia Serang Fasilitas Pangan Ukraina, PBB: Harga Pangan Global Bakal Naik

Rusia Serang Fasilitas Pangan Ukraina, PBB: Harga Pangan Global Bakal Naik

Joglo | Kamis, 17 Agustus 2023 | 20:08 WIB

Menteri Pertahanan Rusia Kunjungi Pasukan di Garis Depan Perang Ukraina

Menteri Pertahanan Rusia Kunjungi Pasukan di Garis Depan Perang Ukraina

Joglo | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 20:12 WIB

Terkini

Benarkah Sakit Itu Tabu? Fenomena Seorang Ibu yang Tidak Boleh Sakit

Benarkah Sakit Itu Tabu? Fenomena Seorang Ibu yang Tidak Boleh Sakit

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:22 WIB

VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam

VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:19 WIB

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:17 WIB

Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan

Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan

Entertainment | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:17 WIB

Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi

Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:09 WIB

Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang

Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang

Opini | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi

Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi

Sport | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kompetisi Orang Paling Menderita

Kompetisi Orang Paling Menderita

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:06 WIB

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB