Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Timnas Korea Selatan saat uji coba di Stadion Candrabhaga Bekasi, Rabu (30/8/2023).
Kalah tipis 1-0, skuad Garuda Asia diminta tetap optimistis menatap Piala Dunia U-17 2023 untuk bisa mengimbangi lawan-lawannya nanti.
Erick Thohir mengaku ada perkembangan signifikan anak asuh Bima Sakti setelah laga uji coba. Namun ia mengaku Arkhan Kaka dkk akan lebih tajam ketika melanjutkan pemusatan latihan (TC) di Jerman.
"Saya pikir ada perbaikan yang signifikan di mana kita lihat pola permainannya, kalau pelatihan di Bali kan belum terpola," kata Ketum PSSI, Erick Thohir dikutip dari laman resmi PSSI, Kamis (31/8/2023).
Erick masih optimistis bahwa Timnas Indonesia U-17 akan lebih tajam di pemusatan latihan ke depan. Menyusul kemampuan bertahan yang terpola yang dilakukan skuad Garuda Asia.
"Sekarang kan sudah mulai berpola, bagaimana rapat di belakang lalu merapat ke tengah. Apalagi nanti (latihan) di Jerman, pasti lebih padat (latihannya)," kata dia.
Ketum PSSI itu juga menggarisbawahi bagaimana kurangnya skuad Garuda Asia melakukan serangan meski sudah tercipta kesempatan besar.
"Memang ke atasnya, harus diperbaikin karena serangan balik beberapa kali itu jadi momentum sebenarnya," ujar dia.
Erick mengapresiasi kinerja Iqbal Gwijangge yang mampu menahan tim ranking kedua di Asia itu di babak pertama. Tapi ia mengingatkan fokus pikiran ketika pelatih melakukan pergantian pemain.
"Imbang di babak pertama lawan tim ranking dua Asia, itu hal yang bagus, tapi kan permainan bola itu 90 menit kita harus fokus. Jangan lengah ketika ada pergantian pemain, sehingga terjadi gol," kata Erick.
Timnas Indonesia U-17 akan melakoni sejumlah laga penting di Piala Dunia U-17 2023. Turnamen bergengsi itu akan bergulir dua bulan lagi, tepatnya 10 November - 2 Desember 2023.