Duet Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menuju Pilpres 2024 serasa terjawab dari ucapan kedua tokoh politisi tersebut yang awalnya hanya bercanda.
Video ucapan keduanya yang menyebut akan bersama diunggah oleh aku Twitter @QKhalita, dikutip Senin (5/9/2023). Video sekitar 2 menit itu menunjukkan Anies-Cak Imin sedang berada di acara televisi yang dipandu Najwa Shihab pada medio 2021 lalu.
"Pak Gub, apakah kita bisa bareng-bareng?" tanya Muhaimin Iskandar kepada Anies yang saat itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Anies yang mendengar pernyataan Cak Imin memberikan kode berjabat tangan dari jauh. Hal itu membuat isi ruangan syuting riuh, termasuk Najwa Shihab dan beberapa politisi yang diundang di program Mata Najwa itu.
Namun seakan tak ingin mempertegas, Cak Imin menyebut bareng-bareng di sini adalah untuk menuju stadion.
Pertanyaan selanjutnya dibaca Cak Imin kepada Anies, di mana Anies Baswedan ditanyai selepas masa jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta habis akan memilih partai apa. Namun Cak Imin kembali melayangkan kode bahwa PKB terbuka.
"Pak Anies Baswedan yang mulia, 2022 masa jabatan sebagai Gubernur DKI habis. PKB terbuka lho untuk Anda," celetuk Cak Imin.
"Alhamdulilah kalau terbuka," balas Anies Baswedan.
Anies pun menjawab bahwa pertanyaan itu dilontarkan dua tahun lalu. Anies akan mempertimbangkan dan menunggu geliat politik ke depan seperti apa.
Najwa pun menimpali bagaimana pandangan Anies dengan PKB.
"Tapi PKB menarik enggak?" tanya Najwa kepada Anies.
"Wah menarik dong," ujar Anies.
Najwa memberikan pilihan, lebih menarik bergabung di NasDem atau PKB. Anies juga menjawab bahwa semua partai memiliki politisi yang menarik untuk diajak bekerjasama. Walaupun Anies memilih bergabung dengan NasDem hingga diusung maju sebagai capres di 2024.
"Pokoknya semua kemungkinan terbuka," ujar Anies.
"Termasuk bergandengan tangan ke stadion?, dan menuju 2024?" tanya Najwa lagi.