Persebaya Surabaya belum memutuskan siapa pelatih kepala usai ditinggal Aji Santoso. Skuad Bajul Ijo sempat dipimpin Uston Nawawi sebagai karteker.
Namun, sesuai dengan regulasi masa kepelatihan Uston Nawawi sebagai karteker selesai 30 hari, yakni pada Rabu (6/9/2023).
Sejumlah nama pelatih dikaitkan dengan tim berjuluk Bajul Ijo tersebut, di antaranya Paul Munster, Divaldo Alves, dan Mario Gomez.
Kabar terbaru, Persebaya ingin mempertahankan Uston Nawawi sebagai pelatih kepala. Manager Persebaya Yahya Alkatiri memberi sinyal masih menunggu surat balasan PSSI.
"Tunggu pengumuman official itu yang paling penting. Karena kita masih menunggu balasan PSSI," ujarnya kepada wartawan dikutip, Selasa (5/9/2023).
Persebaya berharap Uston Nawawi masih bisa menjadi pelatih kepala. Hanya saja, Uston terkendala lisensi kepelatihan.
Lisensi Uston Nawawi masih AFC A, sedangkan untuk melatih klub Liga 1 membutuhkan AFC pro.
Yahya menyebut telah mengirimkan surat kepada PSSI untuk memastikan masa depan Uston Nawawi. "Kita tunggu saja, yang jelas kan kita kan ingin PSSI berubah dan berbenah. Saya yakin PSSI akan berbenah dan berubah, sehingga tidak akan merugikan siapapun," katanya.
Disinggung mengenai pelatih asing, Yahya meminta menunggu dari surat balasan dari PSSI. "Kalau itu umpamanya sudah bisa (Uston Nawawi), yawes berarti tidak perlu (pelatih asing)," katanya.
Dia memastikan tetap menyiapkan plan B terkait dengan pelatih kepala Persebaya. Namun, untuk saat ini masih berada di plan A.
Baca Juga: Chico Tuai Pujian Netizen Meski Gagal Lolos ke Babak 16 Besar China Open 2023
Yahya menegaskan tidak mau berandai-andai dan meminta menunggu saja surat dari PT LIB.