Pemain Timnas U-24, Hugo Samir menjadi sorotan usai berhasil membobol gawang Kirgistan di laga penyisihan Grup F cabang olahraga sepak bola Asia Games 2023 di Tiongkok, Selasa (19/9/2023).
Ia pun membuktikan kualitasnya menjadi penyerang usai Ramadhan Sananta memastikan absen membela skuad Garuda di ajang Asian Games tersebut.
Namun demikian, Hugo Samir memang bukan pemain bola biasa. Bakatnya itu selalu diasah oleh sang ayah yang merupakan mantan pemain dan pelatih legendaris asal Brasil.
Profil Hugo Samir
Hugo Samir, yang lahir di Surabaya pada 25 Januari 2005 itu, merupakan putra Jacksen F Tiago. Bakatnya dalam mengolah bola turun dari sang ayah yang sudah malang melintang di dunia sepak bola Indonesia, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Hugo mengawali perjalanan sebagai pesepak bola di kota kelahirannya, Surabaya, dengan bergabung bersama akademi Persebaya pada 2018 lalu.
Tak puas hanya bermain di kampung halamannya, Hugo Samir sempat berpindah-pindah ke sejumlah klub. Mulai dari akademi ASIOP pada 2019, Barito Putera U-16 pada 2020 dan Bhayangkara FC U-18 setahun kemudian.
Sayang pada 2021 lalu, ia sempat dihukum PSSI karena menendang wasit dalam sebuah laga di tingkat junior. Ketika itu, PSSI melarangnya bertanding selama satu tahun dan harus membayar denda sebesar Rp 5 juta.
Setelah masa hukumannya usai, Hugo Samir direkrut oleh Persis U-20. Ia kemudian bergabung dengan klub Liga 1 Borneo FC pada musim 2023/24.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Klaim Tarif Mayang sampai Ratusan Juta Dalam Sekali Manggung
Di Timnas sendiri, Hugo Samir bukan nama yang asing. Ia diketahui pernah membela Timnas Indonesia U-19 dan U-20. Ia sudah mencetak dua gol dari enam laga yang dimainkan.