Liga sepak bola Indonesia, BRI Liga 1 2023/2024, telah memasuki pekan ke-14. Perhatian tertuju pada fenomena menarik di mana beberapa klub yang saat ini berjuang di papan bawah klasemen juga memiliki pemain yang menonjol sebagai top skorer.
Dua pemain yang menonjol adalah Gustavo Almeida dari Arema FC dan Kenzo Nambu dari PSM Makassar. Sejak awal musim, Gustavo, seorang debutan di BRI Liga 1, telah memamerkan kemampuan mencetak gol yang tajam.
Hingga pekan ke-9, dia telah mencetak seluruh gol yang dihasilkan oleh Arema. Namun, meskipun Gustavo telah mencetak 11 gol, Arema berjuang untuk naik ke papan atas, bahkan sempat menjadi juru kunci selama beberapa waktu.
Saat ini, Arema berada di peringkat 16 dengan 13 poin, namun Gustavo menjadi pemain terkemuka di Liga 1 dengan 11 gol.
Sementara itu, Kenzo Nambu menempati posisi ketiga dalam daftar top skorer dengan mengumpulkan tujuh gol. Meskipun posisi alaminya adalah winger atau gelandang serang, torehan golnya melampaui Everton Nascimento yang merupakan penyerang utama.
Gustavo dapat dianggap sebagai pemain kunci bagi Arema. Kehadirannya di lapangan menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan. Meskipun lima dari sebelas gol Gustavo berasal dari tendangan penalti, insting golnya tidak boleh diragukan.
Namun, kemampuannya kembali diuji menjelang akhir putaran pertama saat Arema berhadapan dengan tim-tim tangguh seperti Borneo FC, Madura United, dan PSM Makassar. Dua dari tim ini saat ini bersaing di puncak klasemen.
Dengan prestasinya sebagai top skorer, Gustavo menjadi incaran klub lain, terutama klub-klub papan atas yang kehilangan penyerang bintang seperti Matheus Pato dari Borneo FC. Suporter Borneo FC bahkan mengusulkan namanya sebagai pengganti Matheus Pato untuk membuat tim lebih tajam.
Di sisi lain, PSM Makassar menghadapi kesulitan finansial musim ini, mengakibatkan kurangnya konsistensi dalam penampilan mereka. Meskipun demikian, Kenzo Nambu tetap tampil gemilang di lapangan. Musim ini, dia juga mendapat keuntungan dari kepergian Ramadhan Sananta ke Persis Solo.
Baca Juga: Kabar Mentan SYL Disuruh Menghadap ke Istana Hari Ini, Jokowi Malah Belum Tahu: Tanyakan Setneg!
Kini dia lebih sering mendapatkan kesempatan bermain, mengingat dia sering menjadi cadangan musim lalu. Musim ini, Kenzo sudah 11 kali menjadi starter. Menariknya, semua dari 7 gol yang dia cetak lahir di babak pertama. Hal ini menjadi pertimbangan bagi pelatih Bernardo Tavarez untuk menjadikannya pemain inti.
Berdasarkan performanya musim lalu, Kenzo tidak menunjukkan produktivitas gol yang buruk. Dia mencetak 9 gol, dan kemungkinan besar akan melampaui pencapaian tersebut musim ini.