Bukan Kejutan Besar PPP Ikuti PDIP Dukung Ganjar Nyapres, Pengamat Sebut Keduanya Punya DNA Oposisi Lawan Orde Baru

Chandra Iswinarno

Kamis, 27 April 2023 | 13:37 WIB
Bukan Kejutan Besar PPP Ikuti PDIP Dukung Ganjar Nyapres, Pengamat Sebut Keduanya Punya DNA Oposisi Lawan Orde Baru
Deklarasi Ganjar Pranowo sebagai capres yang didukung PPP. Deklarasi digelar di Sleman, Rabu (26/4/2023). [suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Suara.com - Dukungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kepada Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu Presiden 2024 mendatang dinilai bukan hal yang mengejutkan. Sebab Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dinilai memiliki historis yang panjang dengan PPP selama masa Orde Baru di bawah Rezim Otoriter Soeharto.

Menurut Pengamat politik dari Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang Mikhael Raja Muda Bataona, justru kejutan besar sebenarnya terjadi jika PPP tidak dukung Ganjar Pranowo.

Ia mengemukakan, dalam sejarah politik masa Orde baru, keduanya memiliki DNA yang sama sebagai partai politik.

"Mengapa demikian? Karena PPP itu, sejak Orde Baru, sudah mempunyai semacam DNA sebagai oposisi dan antitesis kekuasaan Orde Baru dan Soeharto, yang demikian otoriter, absolut, dan militeristik. Karena itu, sejarah kedua partai ini, yaitu PDI Perjuangan dan PPP, adalah sebuah perekat yang sulit dilepaskan," kata Mikhael Bataona di Kupang, NTT seperti dikutip Antara pada Kamis (27/4/2023).

Ia mengemukakan, dukungan PPP kepada Ganjar merupakan penegasan ideologis sekaligus historis bahwa PPP dan PDIP selalu bisa beromunikasi terkait perbedaan-perbedaan untuk kemudian bekerja sama.

"Jadi, variabel kedekatan PPP dan PDI Perjuangan secara historis ideologis, sebagai antitesis kekuasaan Soeharto di masa Orde Baru itulah, yang membuat mereka sangat mudah mengambil keputusan untuk mendukung Ganjar," katanya.

Selain itu, hubungan kerja sama kedua partai tersebut sudah terjalin sangat mesra dalam konteks kepemimpinan nasional, yakni pada tahun 2001 hingga 2004, ketika Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan mantan ketua umum PPP Hamzah Haz menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

"Jadi, memang secara historis, kedekatan PPP dan PDI Perjuangan itu sangat kuat memberi pengaruh pada keputusan mendukung Ganjar; dan bahkan kantor kedua partai ini juga sangat dekat, sehingga secara psikologis mereka sangat dekat," katanya.

Lantaran itu, dukungan PPP pada Ganjar merupakan semacam nubuat politik yang menggenapi dirinya sendiri atau ramalan politik yang memenuhi karena memang sudah seperti itu jalan sejarahnya dengan melihat aspek historis.

baca juga

Mikhael juga mengemukakan, hubungan kedua partai yang selama hampir 10 tahun bekerja sama dengan Presiden Joko Widodo juga cukup sinkron.

Selain itu, aspek ideologis dan psikologis, yaitu sejarah kedekatan kedua partai, memang sangat kuat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Puan Jadi 'Panglima Tempur' Ganjar: Dimulai Sejak Pilgub, Kini Siap Menangkan di Pilpres

Jejak Puan Jadi 'Panglima Tempur' Ganjar: Dimulai Sejak Pilgub, Kini Siap Menangkan di Pilpres

Kotak Suara | Kamis, 27 April 2023 | 13:23 WIB

PPP Resmi Dukung Ganjar, Golkar Singgung Soal Etika Koalisi

PPP Resmi Dukung Ganjar, Golkar Singgung Soal Etika Koalisi

Kotak Suara | Kamis, 27 April 2023 | 13:13 WIB

Dideklarasikan PPP Sebagai Capres 2024, Ganjar Ucapkan Terima Kasih: Kami Terhormat dan Tersanjung

Dideklarasikan PPP Sebagai Capres 2024, Ganjar Ucapkan Terima Kasih: Kami Terhormat dan Tersanjung

Jawa Tengah | Kamis, 27 April 2023 | 12:45 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×