Jokowi Disebut Ingin Hancurkan PDIP Lewat Kaesang dan PSI

Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 27 September 2023 | 16:00 WIB
Jokowi Disebut Ingin Hancurkan PDIP Lewat Kaesang dan PSI
Faizal Assegaf saat menjadi bintang tamu dalam acara podcast Youtube Abraham Samad Speak Up, Rabu (27/9/2023). (tangkap layar)

Suara.com - Kritikus politik Faizal Assegaf memberikan komentar perihal putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep, yang ditunjuk menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Dia menilai banyak pesan yang ingin disampaikan Jokowi melalui gabungnya Kaesang ke PSI.

Menurut Faizal, Jokowi ingin mengirim pesan kuat kepada rakyat bahwa dia memiliki ambisi untuk membangun dinasti politik sendiri.

"Pertama, dia ingin mengirim pesan yang kuat kepada rakyat bahwa dia punya ambisi untuk membangun suatu dinasti politik," ungkap Faizal Assegaf dikutip Suara.com melalui kanal YouTube Abraham Samad Speak Up, Rabu (27/9/2023).

Dinasti politik sengaja dibangun agar Jokowi juga memiliki kekuatan yang setara dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Majelis Tinggi Kehormatan Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

"Untuk menghadapi dinasti politik SBY yang membesarkan Agus dan dinasti politik Megawati yang juga membesarkan Puan," imbuhnya.

Ketua umum baru Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep memberikan pidato politiknya pada acara Kopdarnas Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua umum baru Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep memberikan pidato politiknya pada acara Kopdarnas Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Faizal kemudian mengungkapkan kecurigaannya ketika Kaesang tiba-tiba menjadi kader PSI bahkan diangkat menjadi ketua umum. Menurutnya, langkah Kaesang itu menjadi pesan Jokowi kepada rakyat untuk tidak lagi percaya kepada PDIP.

"Aspek ke dua lebih khusus menyangkut Kaesang yang tiba-tiba menyebrang ke PSI harus berani kita simpulkan ini adalah pesan Jokowi kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak percaya lagi kepada PDIP," ujarnya.

Cara Jokowi itu, menurutnya, bakal mempengaruhi pendukungnya untuk meninggalkan partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

baca juga

"Maka secara otomatis seluruh pendukung Jokowi yang diklaim oleh PDIP 80 persen rakyat katanya, itu juga tidak akan percaya kepada PDIP," imbuhnya.

Presiden Joko Widodo (kanan) memegang tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri (kiri) saat berjalan bersama di sela berlangsungnya Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (6/6/2023). [ANTARA FOTO/Monang Sinaga].
Presiden Joko Widodo (kanan) memegang tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri (kiri) saat berjalan bersama di sela berlangsungnya Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (6/6/2023). [ANTARA FOTO/Monang Sinaga].

Lebih lanjut, Faizal menyebut, kekuatan dan kekuasaan yang dimiliki Jokowi mampu membesarkan PSI. Hal itu juga merupakan pesan ancaman kepada Megawati bahwa masuknya Kaesang itu untuk mengambil alih suara PDIP.

"Maka dengan kekuatan dengan kekuasaan yang dia miliki dia bisa membesarkan PSI," ucapnya.

"Jadi ini pesan mengancam kepada Megawati kepada seluruh PDIP lebih khusus di basis-basis strategis Jawa Timur, Jawa Tengah bahwa bisa jadi masuknya Kaesang untuk mengambil alih suara PDIP," lanjutnya.

Selain itu, dia juga mengemukakan bahwa pesan yang paling menakutkan lainnya adalah Kaesang melegitimasi kepentingan Jokowi. Seolah-olah Jokowi mengatakan kepada pendukungnya untuk membesarkan PSI dan hancurkan PDIP.

"Sekaligus pesan yang paling menakutkan itu, bocah karbitan Istana, Kaesang ini melegitimasi kepentingan Jokowi," tuturnya.

"Bahwa seolah-olah Jokowi mengatakan kepada seluruh pendukungnya, besarkan PSI hancurkan PDIP."

Kontributor: Ayuni Sarah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Jadi Ketum PSI, Kaesang Gandeng Erina Gudono saat Temui Relawan Bara JP

Baru Jadi Ketum PSI, Kaesang Gandeng Erina Gudono saat Temui Relawan Bara JP

Kotak Suara | Rabu, 27 September 2023 | 15:55 WIB

Mirip Kaesang! Ganjar Kenakan Kemeja Kotak-kotak Saat Hadiri Rapat Rutin Partai Koalisi

Mirip Kaesang! Ganjar Kenakan Kemeja Kotak-kotak Saat Hadiri Rapat Rutin Partai Koalisi

Kotak Suara | Rabu, 27 September 2023 | 15:30 WIB

Kaesang Pangarep Ngaku Kesal Istrinya Kena Hujat, Ciri Pria Capricorn Sejati yang Bertanggung Jawab!

Kaesang Pangarep Ngaku Kesal Istrinya Kena Hujat, Ciri Pria Capricorn Sejati yang Bertanggung Jawab!

Lifestyle | Rabu, 27 September 2023 | 15:19 WIB

Luhut: Jokowi Perintahkan Bentuk Badan Integrasi Transportasi Jabodebek

Luhut: Jokowi Perintahkan Bentuk Badan Integrasi Transportasi Jabodebek

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 15:06 WIB

Denny Cagur Santai Blusukan Meski KPU Diminta Coret Namanya karena Promosikan Judi Online

Denny Cagur Santai Blusukan Meski KPU Diminta Coret Namanya karena Promosikan Judi Online

Entertainment | Rabu, 27 September 2023 | 13:35 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×