Siap Manut ke KPU, TKN soal Aksi Gibran di Debat Capres: Namanya Ekspresi, Wajar Aja

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Jum'at, 15 Desember 2023 | 10:51 WIB
Siap Manut ke KPU, TKN soal Aksi Gibran di Debat Capres: Namanya Ekspresi, Wajar Aja
Siap Manut ke KPU, TKN soal Aksi Gibran di Debat Capres: Namanya Ekspresi, Wajar Aja. (Tangkap layar)

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Ahmad Muzani menyatakan tidak akan mengulangi insiden berdirinya Gibran Rakabuming Raka seperti di debat perdana, menyusul adanya teguran dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas aksi cawapres nomor urut 2.

"Ya nanti kami tidak akan lakukan lagi," kata Muzani di TKN Fanta HQ, Menteng, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (15/12/2023).

Menurut Muzani, aksi Gibran sebatas mengekspresikan perasaan. Tetapi usai adanya teguran, hal semacam itu tidak akan dilakukan lagi.

"Ya namanya ekspresi, bisa lompat-lompat, bisa tepuk tangan, bisa senyum, bisa teriak, namanya lompat-lompat, itu sesuatu yang wajar saja," kata Muzani.

Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka. (Dok: Gibran)
Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka. (Dok: Gibran)

Sebelumnya, KPU RI menyampaikan teguran kepada tim pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Teguran ini disampaikan KPU sebagai buntut dari aksi Gibran yang memancing keriuhan hingga 'mengompori' pendukungnya saat debat perdana capres pada Selasa (12/12/2023) lalu.

Meski Gibran yang melakukan aksi tersebut, anggota KPU August Mellaz mengatakan pihaknya menegur tim Prabowo-Gibran dalam rapat koordinasi yang digelar secara tertutup, kemarin, Kamis (14/12/2023).

"Teguran itu kan disampaikan ke tim paslon," kata August Mellaz kepada wartawan, Jumat (15/12/2023).

Menurut Mellaz, teguran itu tidak disampaikan kepada Gibran langsung karena tim pasangan capres-cawapres bertugas untuk menyampaikan pesan dari KPU kepada masing-masing peserta Pilpres 2024.

baca juga

"Kan itu tugasnya tim paslon memastikan bahwa paslonnya mndapatkan informasi yang utuh, tim pendukungnya juga mendapatkan informasi yang utuh tentang tata tertib," ujar Mellaz.

Ketua KPU Hasyim Asy'ari. [Suara.com/Dea]
Ketua KPU Hasyim Asy'ari. [Suara.com/Dea]

Teguran KPU

Diberitakan sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asy'ari menilai tindakan Gibran yang berdiri dan memancing pendukung untuk bersorak saat debat perdana calon presiden menyalahi tata tertib.

“Ini yang enggak boleh dan kami (akan) tegur,” kata Hasyim kepada wartawan, Kamis (14/12/2023).

“Saat evaluasi dan rapat persiapan debat selanjutnya, kami sampaikan (teguran),” tambah dia.

Aksi Heboh Gibran di Debat Capres

Perlu diketahui, Gibran sempat tak kuasa menahan emosi ketika capres pasangannya, Prabowo Subianto dianggap mampu menjawab pertanyaan dari capres nomor urut 1, Anies Baswedan terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang kontroversial.

Puas mendengar jawaban Prabowo, Gibran sampai beranjak dari kursinya dan memancing pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk lebih bersorak sorai.

Nama Gibran begitu melekat dengan putusan MK karena dianggap memberikan karpet merah baginya untuk menjadi cawapres. Apalagi, putusan soal batas usia capres-cawapres itu diketok oleh pamannya sendiri, Anwar Usman saat menjadi Ketua MK.

Saat diberikan pertanyaan soal putusan MK, Prabowo menegaskan kalau rakyat tidak perlu memilih apabila memang enggan mendukung Prabowo-Gibran.

"Sekarang begini, intinya rakyat putuskan, rakyat yang menilai. Kalau rakyat tidak suka Prabowo dan Gibran, nggak usah pilih kami," tuturnya.

Kepada Anies, Prabowo menegaskan kalau dirinya tidak takut apabila tidak memiliki jabatan.

"Saya tidak takut tidak punya jabatan Mas Anies. Sorry ye. Sorry ye," ujar Prabowo sembari tunjuk-tunjuk Anies.

Mendengar jawaban Prabowo itu, Gibran langsung berdiri dan menggerakan tangannya seolah memancing para pendukung Anies-Muhaimin untuk lebih kencang dalam bersorak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Debat Perdana Bikin Capres Kepanasan Hingga Capek Berdiri, TKN Fanta Soroti Format KPU

Debat Perdana Bikin Capres Kepanasan Hingga Capek Berdiri, TKN Fanta Soroti Format KPU

Kotak Suara | Jum'at, 15 Desember 2023 | 10:32 WIB

Prabowo Buka Nusantara Open 2023, Diikuti 16 Klub Sepak Bola U-17

Prabowo Buka Nusantara Open 2023, Diikuti 16 Klub Sepak Bola U-17

Kotak Suara | Jum'at, 15 Desember 2023 | 10:25 WIB

Tim Pemenangan AMIN Targetkan Raih 60% Suara di Jambi, Ini Strateginya!

Tim Pemenangan AMIN Targetkan Raih 60% Suara di Jambi, Ini Strateginya!

Kotak Suara | Jum'at, 15 Desember 2023 | 10:10 WIB

Gibran Langgar Aturan Debat Capres, Timsesnya Yang Ditegur KPU

Gibran Langgar Aturan Debat Capres, Timsesnya Yang Ditegur KPU

Kotak Suara | Jum'at, 15 Desember 2023 | 10:10 WIB

Terkini

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Miris Lihat Jemaah Gagal Berangkat, Ivan Gunawan Terjun ke Bisnis Umrah: Igun Jamin Pasti Berangkat

Miris Lihat Jemaah Gagal Berangkat, Ivan Gunawan Terjun ke Bisnis Umrah: Igun Jamin Pasti Berangkat

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Hormati Putusan MK soal Gugatan Ijazah Gibran, Komisi II DPR Janji Kaji Komprehensif

Hormati Putusan MK soal Gugatan Ijazah Gibran, Komisi II DPR Janji Kaji Komprehensif

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Resmi Pimpin Candibinangun, Atik Sunaryati Komitmen Salurkan Gaji dan Hak Pelungguh untuk Warga

Resmi Pimpin Candibinangun, Atik Sunaryati Komitmen Salurkan Gaji dan Hak Pelungguh untuk Warga

Jogja | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:16 WIB

Bertemu Presiden Prabowo, Jokowi Akui Tak Bahas Putusan MK, Tapi Kemenangan Timnas Indoenesia

Bertemu Presiden Prabowo, Jokowi Akui Tak Bahas Putusan MK, Tapi Kemenangan Timnas Indoenesia

Surakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:16 WIB

John Herdman Bidik Amunisi Baru,, Pemain Jerman Ini Tawarkan Diri via Tiktok

John Herdman Bidik Amunisi Baru,, Pemain Jerman Ini Tawarkan Diri via Tiktok

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:13 WIB

Sebelum Proyek Giant Sea Wall Dimulai, Pemerintah Bersiap Tanam Mangrove Massal di Demak

Sebelum Proyek Giant Sea Wall Dimulai, Pemerintah Bersiap Tanam Mangrove Massal di Demak

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:09 WIB

×