Orasi di Depan Mahasiswa Padang, Mahfud MD Singgung Banyak Pengacara Hingga Hakim Penipu

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 17 Desember 2023 | 19:43 WIB
Orasi di Depan Mahasiswa Padang, Mahfud MD Singgung Banyak Pengacara Hingga Hakim Penipu
Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD melakukan orasi ilmiah di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat pada Minggu (17/12/2023). [Dok. TPN Ganjar-Mahfud]

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD melakukan orasi ilmiah di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat pada Minggu (17/12/2023). Dalam kesempatan tersebut, alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) itu menyampaikan tiga pesan.

“Pertama, setelah wisuda Anda akan masuk ke laboratorium yang sesungguhnya yaitu kehidupan masyarakat itu sendiri," ujar Mahfud dalam keterangannya, Minggu (17/12/2023).

Ia menyebut dalam perkuliahan, jika gagal mata kuliah bisa mengulang. Hal ini berbeda dengan kehidupan sebenarnya setelah lulus.

Karena itu Menkopolhukam itu pun mengingatkan agar tiap lulusan berhati-hati dalam menjalani kehidupan setelah menyandang gelar sarjana.

Selanjutnya, ia menyinggung soal ijazah yang belum tentu merupakan bukti seseorang merupakan pribadi yang memiliki intelektual tinggi. Mahfud mengutip pernyataan Bung Hatta, tentang tanggung jawab inteligensia.

Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD melakukan orasi ilmiah di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat pada Minggu (17/12/2023). [Dok. TPN Ganjar-Mahfud]
Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD melakukan orasi ilmiah di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat pada Minggu (17/12/2023). [Dok. TPN Ganjar-Mahfud]

Sebab, sarjana merupakan suatu keahlian informal sedangkan intelektualitas adalah kemuliaan moral. Setiap lulusan harus mampu menjadi seorang intelek bukan hanya sebatas sarjana.

"Kerap kali kesarjanaan itu bisa digunakan sebagai alat untuk menipu," ucapnya.

Ia mencontohkan seorang ahli hukum seperti pengacara, akademisi, hakim, jaksa dan sebagainya yang banyak menggunakan keahliannya untuk menipu. Dengan kata lain, pasal-pasal hukum tersebut tidak dapat diperjualbelikan.

“Kalau intelektual, tumpuannya moral,” ujarnya.

baca juga

Pesan ketiga, Mahfud mengingatkan agar semua pihak agar tidak sombong dalam menggunakan sebuah logika. Sebab, di atas logika masih ada lagi yang bisa menunjukkan kebenaran di samping kebenaran logis.

Kata Mahfud, pertemuan antara kebenaran logika dan kebenaran hati biasanya menjadi public common sense dan itulah yang menjadi kebenaran publik.

“Oleh karena itu, tidak boleh ada individu yang sombong dengan sebuah ilmu, namun juga harus mengutamakan perilaku mulia dan memihak kepentingan Masyarakat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petani Pahlawan Pangan, Prabowo Gak Mau Petani Terus Pas-pasan, Harus Makmur

Petani Pahlawan Pangan, Prabowo Gak Mau Petani Terus Pas-pasan, Harus Makmur

Kotak Suara | Minggu, 17 Desember 2023 | 18:50 WIB

Heboh Video 'Ndasmu Etik' Prabowo, Jubir AMIN: Kurang Bijak

Heboh Video 'Ndasmu Etik' Prabowo, Jubir AMIN: Kurang Bijak

Kotak Suara | Minggu, 17 Desember 2023 | 18:43 WIB

Begini Komentar Langsung Prabowo Saat Disinggung Mengenai 'Etik Ndasmu'

Begini Komentar Langsung Prabowo Saat Disinggung Mengenai 'Etik Ndasmu'

Video | Minggu, 17 Desember 2023 | 19:05 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×