Bantah Usulkan Bansos Ditunda Selama Pemilu, TPN Ganjar-Mahfud: Tak Pernah Terpikir...

Ria Rizki Nirmala Sari | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 03 Januari 2024 | 19:16 WIB
Bantah Usulkan Bansos Ditunda Selama Pemilu, TPN Ganjar-Mahfud: Tak Pernah Terpikir...
Ketua Harian Perindo TGB Zainul Majdi. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud membantah jika pihaknya mengusulkan penundaan pemberian bantuan sosial atau bansos selama Pemilu 2024 berlangsung.

"TPN Ganjar-Mahfud tidak pernah terpikir untuk mengusulkan penundaan penyaluran bansos sampai setelah pemilu. Jadi jangankan usulkan penundaan penyaluran bansos, berpikir pun nggak pernah," kata Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dalam konferensi persnya di Gedung High End MNC, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2024).

Ia mengatakan, bahwa bansos merupakan kebijakan yang disepakati oleh DPR dan Pemerintah.

"Dan di DPR kita tahu, di situ ada partai-partai yang mengusung koalisi Ganjar-Mahfud yang juga sangat mendorong program-program prorakyat, program-program yang memang jaring pengaman bagi masyarakat kita yang terdampak sangat luar biasa pascacovid, kemudian turbulensi, ekonomi global yang tidak sedikit berimbas kepada kita," tuturnya.

Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi (pegang mic) dan Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis (tengah) saat konferensi pers di Gedung High End MNC, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2024). (Suara.com/Bagaskara)
Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi (pegang mic) dan Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis (tengah) saat konferensi pers di Gedung High End MNC, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2024). (Suara.com/Bagaskara)

Untuk itu, kata dia, tidak mungkin jika kebijakan hasil perjuangan partai politik dan pemerintah begitu saja minta untuk ditunda.

"Justru komitmen dari TPN adalah terus mendorong agar program-program prorakyat itu dapat disalurkan dengan sebaik-baiknya dengan governance yang dijamin, dijaga agar betul-betul kredibel dan tidak didompleng oleh kepentingan partisan termasuk di dalam Pilpres kali ini," ujarnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis menyayangkan pernyataannya dalam konferensi persnya sebelumnya telah dimaknai salah. Dirinya tak pernah mengusulkan bansos untuk ditunda.

"Nah tetapi, persepsi publik bisa diarahkan bahwa bansos ini adalah kebaikan hati yang menguntungkan paslon tertentu. Ini persepsi publik bisa diarahkan seperti itu," kata Todung.

Ia lantas menyoroti pernyataan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas yang pernah menyebut jika bansos berasal dari uang pribadi Presiden Jokowi.

"Nah apa yang dilakukan oleh Zukifli Hasan adalah politisasi Bansos untuk kepentingan paslon tertentu dan ini bukan saja salah. Menurut saya, apa yang dilakukan oleh Zukifli Hasan itu bisa disebut sebagai politically incorrect," tuturnya.

Di sisi lain, Todung menyebut justru pasangan Ganjar-Mahfud memperkuat kebijakan prorakyat dengan program KTP Sakti.

"TPN Ganjar-Mahfud sudah berjanji akan meluncurkan kartu sakti yang isinya adalah agregasi dari semua bansos dalam satu kartu. Jadi inilah wujud komitmen paling tinggi dari Ganjar-Mahfud dalam mensejahterakan rakyat Indonesia. Karena cita-cita kita berbangsa dan bernegara itu adalah mensejahterakan rakyat Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKN Protes MNC Group Jadi Media Penyelenggara Debat Ketiga, TGB Membela: Itu Media Profesional

TKN Protes MNC Group Jadi Media Penyelenggara Debat Ketiga, TGB Membela: Itu Media Profesional

Kotak Suara | Rabu, 03 Januari 2024 | 19:12 WIB

KPU Ingatkan Pindah Memilih Pemilu 2024 Bisa Dilakukan hingga 15 Januari 2024

KPU Ingatkan Pindah Memilih Pemilu 2024 Bisa Dilakukan hingga 15 Januari 2024

Kotak Suara | Rabu, 03 Januari 2024 | 19:12 WIB

WNI di Malaysia Ngaku Tak Masuk DPT Pemilu 2024, Begini Respons Anies Baswedan

WNI di Malaysia Ngaku Tak Masuk DPT Pemilu 2024, Begini Respons Anies Baswedan

Kotak Suara | Rabu, 03 Januari 2024 | 18:09 WIB

Ada Megawati hingga Oso, Ganjar Rapat Rutin Bareng TPN Jelang Debat Ketiga Pilpres 2024

Ada Megawati hingga Oso, Ganjar Rapat Rutin Bareng TPN Jelang Debat Ketiga Pilpres 2024

Kotak Suara | Rabu, 03 Januari 2024 | 18:07 WIB

Jawaban KPU Soal Surat Suara untuk Simulasi Pilpres 2024 di Solo Hanya Ada Dua Paslon

Jawaban KPU Soal Surat Suara untuk Simulasi Pilpres 2024 di Solo Hanya Ada Dua Paslon

Kotak Suara | Rabu, 03 Januari 2024 | 17:47 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB