Masyarakat Adat Seolah Dianak Tirikan Ibu Pertiwi, Bagaimana Strategi Para Capres-Cawapres 2024?

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Selasa, 23 Januari 2024 | 11:35 WIB
Masyarakat Adat Seolah Dianak Tirikan Ibu Pertiwi, Bagaimana Strategi Para Capres-Cawapres 2024?
Debat cawapres yang digelar di JCC pada Minggu, 21 Januari 2024 (YouTube/KPU RI)

Suara.com - Indonesia adalah negara majemuk karena memiliki keberagaman suku, bangsa, dan budayanya. Salah satu bagian penyusunan Indonesia sebagai negara multikultural merupakan masyarakat adat.

Masyarakat adat adalah kelompok masyarakat yang memiliki sejarah asal usul dan menempati wilayah adat secara turun menurun. Mereka memiliki kedaulatan atas tanah dan kekayaan alam, kehidupan sosial-budaya yang diatur oleh hukum adat, lembaga adat yang mempertahankan keberlanjutan kehidupan.

Masyarakat adat hidup di dalam komunitas adat yang sarat nilai-nilai budaya dan tradisi tertentu.

Keberagaman yang dimiliki Indonesia patut disebut sebagai anugerah, alih-alih kendala. Namun, nyatanya mereka kerap ditimpa masalah sengketa tanah adat yang direbut paksa.

Hal ini seolah-olah membuat masyarakat adat seolah dianak tirikan oleh ibu pertiwi. Maka dari itu, tantangan yang dihadapi kelompok masyarakat adat ini tidak kecil. Mereka membutuhkan perlindungan dan pengakuan atas keberadaannya, dan tentunya kepastian hukum.

Masyarakat Adat Dikriminalisasi Selama 10 Tahun Terakhir

Merujuk pada Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) tercatat sekitar 687 orang anggota masyarakat adat yang dikriminalisasi. Sekretaris Jenderal AMAN, Rukka Sombolinggi memberi contoh kasus mengenai penangkapan masyarakat adat Liman Kinipan di Kalimantan Tengah.

Penangkapan itu terjadi karena kasus perampasan wilayah adat O Hangana Manyawa di Halmahera Timur hingga ancaman pengalihan tanah masyarakat adat suku Balik di Penajam Paser Utara untuk menjadi Ibu Kota Nusantara.

Selama 10 tahun lebih AMAN memperjuangkan Undang-Undang Masyarakat Adat yang dinilai penting untuk memberik kepastikan hukum bagia kelompok minoritas ini, namun hingga kini tak kunjung disahkan.

baca juga

Selain itu, topik mengenai masyarakat adat juga dibahas dalam debat keempat Pilpres 2024. Lantas bagaimana strategi ketiga paslon dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat adat.

Strategi Isu Masyarakat Adat Dalam Debat Cawapres 2024

Muhaimin menawarkan salah satu upaya untuk menghindari konflik antar proyek pembangunan nasional dengan masyarakat adat adalah dengan tidak meninggalkan masyarakat adat dalam setiap pengambilan keputusan.

"Menghormati masyarakat adat adalah dengan memberikan ruang, hak ulayat, hak budaya dan hak spiritual, hak dan kewenangan menentukan cara mereka membangun," ujar Muhaimin.

Gibran Rakabuming dalam debat kemarin, menjanjikan upaya untuk terus mendorong RUU Masyarakat Hukum Adat yang hingga kini belum kunjung disahkan. Selain itu, ia menyarankan untuk sering melakukan dialog dengan para tokoh adat, kepala adat, dan tokoh masyarakat setempat.

"Jadi jangan sampai ketika ada pembangunan yang masif atau ada PSN (proyek strategis nasional) jangan sampai masyarakat adat ini tersingkirkan, justru harus dirangkul dan diberikan manfaat yang sebesar-besarnya," ungkap Gibran.

Terakhir, Mahfud MD menyampaikan kalau kekinian masyarakat adat semakin tersingkirkan oleh pembangunan. Maka dari itu, ia menyarankan adanya penertiban birokrasi pemerintah dan aparat penegak hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam Debat Cawapres Mahfud MD Sebut 12,5 Juta Hektare Hutan Indonesia Deforestasi, Menteri LHK: Data Itu Salah!

Dalam Debat Cawapres Mahfud MD Sebut 12,5 Juta Hektare Hutan Indonesia Deforestasi, Menteri LHK: Data Itu Salah!

News | Selasa, 23 Januari 2024 | 09:57 WIB

Gibran Celingak-celinguk Cari Jawaban Mahfud, Kubu AMIN: Ini Debat Wapres, Bukan Ecek-ecek

Gibran Celingak-celinguk Cari Jawaban Mahfud, Kubu AMIN: Ini Debat Wapres, Bukan Ecek-ecek

Kotak Suara | Selasa, 23 Januari 2024 | 09:30 WIB

Apa Itu Demo Rompi Kuning di Prancis yang Disinggung Gibran saat Debat? Ini Sejarahnya

Apa Itu Demo Rompi Kuning di Prancis yang Disinggung Gibran saat Debat? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Selasa, 23 Januari 2024 | 09:22 WIB

Terkini

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Banten | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:59 WIB

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 09:57 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:56 WIB

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:48 WIB

×