Alissa Wahid Sebut Kiky Saputri Berbahaya Jika Dukung Pemilu 1 Putaran Demi Hemat Anggaran: Malah Bisa Lebih Mahal

Farah Nabilla

Senin, 05 Februari 2024 | 10:53 WIB
Alissa Wahid Sebut Kiky Saputri Berbahaya Jika Dukung Pemilu 1 Putaran Demi Hemat Anggaran: Malah Bisa Lebih Mahal
Koordinator Gusdurian Alissa Wahid (Instagram/@alissa_wahid).

Suara.com - Putri Gus Dur, Alissa Wahid, menyoroti pendapat komika Kiky Saputri soal Pemilu satu putaran. Alissa menyebut bahwa pandangan Kiky berbahaya.

Menurut Alissa Wahid dua isu yang disoroti Kiky Saputri soal pemilu satu putaran memuat informasi yang misleading.

"Ada dua isu disentuh @kikysaputrii di sini: Bansos dan 1 putaran. Keduanya menurut saya misleading, apalagi kalau kita bicara jangka panjang Indonesia. Bukan hanya Pemilu 2024," kata Alissa Wahid dikutip Suara.com dari X, Senin (5/2/2024).

"Soal Pemilu 1 putaran, tidak bisa disederhanakan soal hemat anggaran. Ini cara pandang bahaya sekali," imbuh wanita yang aktif di organisasi Gusdurian ini.

Alissa menjelaskan, penyelenggaraan pemilu 2 putaran ada tujuan dan persyaratan tersendiri. Sebuah pemilu bisa dilakukan satu putaran bukan hanya dilihat dari jumlah suara total tapi juga melihat suara minimal provinsi dan daerah tertentu.

"Syarat satu putaran bukan hanya menang minimal 51% total soara. Ada syarat dapat minimal 20 persen di minimal 17 Provinsi (untuk 2024). Ini untuk memastikan pemerataan. Kalau hanya 51% saja, bias Jawa. Bisa-bisa para paslon hanya kerja kampanye di Jawa saja," ungkap Alissa Wahid.

Perhitungan ini kemudian dikoreksi Alissa karena saat ini jumlah provinsi di Indonesia 38. Jadi pemilu satu putaran bisa terjadi asalkan minimal mendapatkan 20 persen suara dari 19 provinsi.

Oleh karena itu, Alissa melanjutkan, pemilu dua putaran disiapkan untuk mengantisipasi jika syarat pemilu satu putaran itu tidak terpenuhi.

"Tujuan lainnya, parpol-parpol akan bergabung menjadi 2 kubu di putaran 2. Pendukung paslon yang nggak lolos akan reorientasi. Efeknya? Negara akan lebih stabil karena di parlemen oposisinya nggak sampai 2/3," lanjut Alissa Wahid.

baca juga

Alissa juga menyoroti risiko jika terjadi satu putaran di Pemilu 2024 yaitu sikap parpol yang akan menjadi oposisi di DPR.

"Kalau terjadi 1 Putaran di 2024, secara sederhana risikonya adalah parpol-parpol pendukung 01 dan 03 akan menjadi oposisi di DPR. Jangan lupa, semua kebijakan negara akan diputuskan bersama oleh Pemerintah dan DPR. Bisa berlarut-larut tuh," ujar Alissa Wahid.

Salah satu isu yang bisa berlarut-larut itu adalah soal Ibu Kota Negara atau IKN. Keputusan program kerja dan kebijakan akan berlangsung alot dan lama jika pihak oposisinya banyak.

"Anggaran IKN yang kabarnya dipaksakan harus digunakan upacara 17 Agustus 2024 bisa saja disoal di DPR. Bisa berlarut-larut karena oposisinya banyak. Belum lagi soal program-program lainnya yang jauh lebih penting. ini harga dan biayanya jauh lebih mahal daripada dua putaran Pilpres," tegas Alissa Wahid.

Sebelumnya, Kiki Saputri menuai pro dan kontra usai cuitannya mengenai pemilu 1 putaran.

"Tap..tap… tapi kan kalo pun bansos ditambah anggarannya, yg akan terima dan bahagia rakyat kecil bang. Alhamdulillah ga sih harusnya?

Nah kalo pemilu yg 2 putaran, bukan cuma anggaran yg nambah, tapi juga perdebatan, dan permusuhan. Pengen tenang pas bulan puasa sama Lebaran.

Jadi siapapun yang menang yok bisa yok 1 putaran aja," kata Kiky Saputri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dudung Eks KSAD 'Protes' Seruan Megawati Yang Minta TNI-Polri Netral: Pernyataan Bu Mega Tendensius, Tidak Berdasar

Dudung Eks KSAD 'Protes' Seruan Megawati Yang Minta TNI-Polri Netral: Pernyataan Bu Mega Tendensius, Tidak Berdasar

Kotak Suara | Senin, 05 Februari 2024 | 10:38 WIB

Usai Debat Pamungkas, Anies Ditemani Surya Paloh Gelar Kampanye Di Sulut

Usai Debat Pamungkas, Anies Ditemani Surya Paloh Gelar Kampanye Di Sulut

Kotak Suara | Senin, 05 Februari 2024 | 10:22 WIB

Gaya Anies Tampil Formal Di Debat Pamungkas, Disebut Jadi Kode Siap Pimpin Negara

Gaya Anies Tampil Formal Di Debat Pamungkas, Disebut Jadi Kode Siap Pimpin Negara

Kotak Suara | Senin, 05 Februari 2024 | 09:37 WIB

Usai Debat Capres Pamungkas, TPN Pede Ganjar-Mahfud Raup Suara Mayoritas Pemilu

Usai Debat Capres Pamungkas, TPN Pede Ganjar-Mahfud Raup Suara Mayoritas Pemilu

Kotak Suara | Senin, 05 Februari 2024 | 09:32 WIB

Bus Brigade Hanura Kecelakaan, Ini Kata Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang

Bus Brigade Hanura Kecelakaan, Ini Kata Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang

Video | Senin, 05 Februari 2024 | 09:00 WIB

Terkini

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

×