Asosiasi Kampus Swasta Minta Semua Pihak Terima Siapapun Capres Terpilih, Pendukung Diminta Bersatu

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 16 Februari 2024 | 09:33 WIB
Asosiasi Kampus Swasta Minta Semua Pihak Terima Siapapun Capres Terpilih, Pendukung Diminta Bersatu
Pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024. [Suara.com/Emma]

Suara.com - Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi), menyampaikan seruan kepada masyarakat usai menjalani Pemilu 2024. Semua pihak diminta legowo dengan apapun hasil pencoblosan yang telah berlangsung pada 14 Februari lalu.

Ketua Umum Aptisi M Budi Djatmiko mengatakan, ada enam poin yang menjadi imbauan untuk masyarakat pasca Pemilu. Pertama, semua pasangan calon (Paslon) dan pendukungnya diminta mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Dengan bersama sama menjaga situasi politik yang kondusif sampai dengan selesainya tahapan pemilu yang masih berlangsung," ujar Budi kepada wartawan, Jumat (16/2/2024).

Selanjutnya, apabila masing-masing Paslon dan pendukungnya menemui adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, diminta melapor melalui mekanisme yang ada.

"Seperti yang telah ditetapkan dalam UU Pemilu nomor 7 tahun 2023 tanpa melakukan tindakan tindakan yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat atau antara pendukung Paslon," ucapnya.

Ia juga menganjurkan para civitas akademika dari perguruan tinggi swasta lainnya untuk menghormati keputusan yang telah atau akan ditetapkan oleh komisi pemilihan umum (KPU) sebagai lembaga resmi yang dibentuk oleh negara untuk menyelenggarakan pemilihan umum.

"Apabila ditemukan adanya ketidakadilan dalam penyelenggaraan pemilu, hendaklah diselesaikan dengan mengikuti mekanisme hukum positif yang ada, sesuai peraturan perundangan yang berlaku," ungkapnya.

"Siapapun Paslon yang nantinya terpilih dan ditetapkan oleh KPU menjadi presiden dan wakil presiden RI 2024-2029, marilah kita menghormati dan menerima dengan hati yang legowo," ungkapnya.

Terakhir, ia juga meminta kepada presiden dan wakil presiden terpilih untuk tak menutup mata dan mendengar segala keluhan dan masukan dari semua pihak.

baca juga

"Kita memohon dan berharap bisa memperjuangkan seluruh aspirasi anak bangsa, khususnya dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumber Penghasilan Komeng, Pede Nyaleg DPD sampai Dipastikan Tembus Senayan

Sumber Penghasilan Komeng, Pede Nyaleg DPD sampai Dipastikan Tembus Senayan

Lifestyle | Jum'at, 16 Februari 2024 | 09:05 WIB

Piala Dunia U-20 Jadi Penyebab Anjloknya Suara Ganjar Pranowo di Pemilu 2024?

Piala Dunia U-20 Jadi Penyebab Anjloknya Suara Ganjar Pranowo di Pemilu 2024?

Your Say | Jum'at, 16 Februari 2024 | 08:36 WIB

5 Momen Pemilu Unik Artis, Pencalonan Komeng Bikin Heboh

5 Momen Pemilu Unik Artis, Pencalonan Komeng Bikin Heboh

Entertainment | Jum'at, 16 Februari 2024 | 06:25 WIB

Sistem Penghitungan Suara Pemilu 2024 Alami Kemunduran? Ini Beda Sirekap vs Situng

Sistem Penghitungan Suara Pemilu 2024 Alami Kemunduran? Ini Beda Sirekap vs Situng

Video | Jum'at, 16 Februari 2024 | 09:10 WIB

Mayor Teddy Dibandingkan dengan Ajudan Jokowi saat Gendong Wanita Pingsan

Mayor Teddy Dibandingkan dengan Ajudan Jokowi saat Gendong Wanita Pingsan

Video | Jum'at, 16 Februari 2024 | 07:05 WIB

Terkini

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:15 WIB

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:35 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:22 WIB

×