Ledakan Suara PSI Jadi Gunjingan Publik, TPN Endus Ada Campur Tangan Kekuasaan

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 03 Maret 2024 | 10:11 WIB
Ledakan Suara PSI Jadi Gunjingan Publik, TPN Endus Ada Campur Tangan Kekuasaan
Juru bicara TPN Ganjar-Mahfud, Chico Hakim.

Suara.com - Juru Bicara Tim Nasional Pemenangan (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Chico Hakim menyoroti turunnya suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Namun di saat bersamaan, suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) justru meroket, ia menduga ada intervensi tertentu.

Menurut Chico, selama ini PPP selalu memperoleh hasil pemilu di atas hasil survei lantaran sebaran pemilih di kantong-kantong Islam seluruh Indonesia secara merata dibandingkan PKB yang terkonsentrasi di Jawa Timur.

Hal itu, kata Chico, terbukti dari penghitungan suara sebelum hari-hari ini, di mana PPP memperoleh suara di atas 4 persen.

"Namun seperti kita sudah ketahui bahwa pemilu ini sarat dengan dugaan intervensi brutal dari kekuasaan yang diduga melibatkan ASN, TNI-Polri dan penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu) sejak awal masa kampanye bahkan sebelum," kata Chico kepada wartawan, Minggu (3/3/2024).

Ia berujar kenaikan suara PSI secara signifikan, serta penurunan suara PPP semakin menegaskan bahwa ada penggelembungan suara dengan mengambil suara dari partai lain.

"Bila ini terus terjadi hingga akhir penghitungan suara, maka masyarakat akan menilai Presiden Jokowi sebagai presiden yang menghilangkan sejarah Partai Kakbah (karena mendukung Ganjar–Mahfud) dari Indonesia akibat dukungannya ke PSI," ujar Chico.

Ia menegaskan rekayasa penggelembungan suara PSI harus ditolak. Sebab, kata dia, sejak awal diduga PSI seharusnya tidak lolos sebagai peserta pemilu.

"Hanya karena campur tangan kekuasaan lah yang membuat PSI lolos," kata Chico.

Respons KPU

baca juga

Komisi Pemilihan Umum RI sebelummya telah menanggapi lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam waktu singkat pada penghitungan suara versi real count.

Anggota KPU Idham Holik menjelaskan, hasil akhir rekapitulasi suara hasil Pemilu 2024 dilakukan melalui penghitungan suara secara berjenjang.

Menurut dia, rekaputilasi suara saat ini umumnya sudah berada pada tahap penghitungan di tingkat kabupaten/kota. Namun, sebagian lainnya masih pada penghitungan tingkat kecamatan.

“Nanti setelah di tingkat KPU kab/kota, suara tersebut direkapitulasi di tingkat KPU provinsi dan KIP Aceh. Setelah itu baru direkapitulasi di tingkat KPU RI dan UU memberikan waktu kepada KPU untuk menetapkan hasil pemilu selama 35 hari setelah hari pemungutan suara,” kata Idham di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2024).

“Insyaallah tanggal 20 Maret 2024, proses rekapitulasi ini sudah selesai sesuai dengan jadwal. Mudah-mudahan berjalan dengan lancar,” tambah dia.

Mengenai lonjakan suara PSI version real count, Idham menegaskan bahwa penghitungan hasil akhir pemilu tingkat nasional belum selesai dilakukan.

“Yang jelas UU Pemilu menegaskan, bahwa perolehan suara peserta pemilu yang disahkan oleh KPU itu berdasarkan rekapitulasi resmi yang dilakukan mulai dari PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi, KPU RI, dan saat ini sedang berlangsung rekapitulasi berjenjang tersebut,” terang Idham.

Sebelumnya, perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Pemilu 2024 kini tengah menjadi sorotan publik karena jumlahnya disebut melonjak tajam. Ditelisik dari data pemilu2024.kpu.go.id per Sabtu 2 Maret pukul 21.00 WIB, PSI memperoleh 2.402.798 suara atau 3,13 persen.

Hal ini membuat publik pun beragumen dengan mengungkapkan keheranananya. Salah satu pendapat berasal dari founder lembaga survei Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.

Dia pun heran kenapa partai lainnya pada tidak bereaksi dengan situasi dan temuan ini. Keheranan ini disampaikannya di media sosial TikTok miliknya.

Awalnya ia menjawab dari pertanyaan yang disampaikan kepadanya. Burhanuddin pun menyampaikan temuan ledakan suara tidak hanya terjadi pada PSI, namun juga Partai Gelora.

Dalam cuitan terakhirnya pada Sabtu (2/3), Burhanuddin pun membandingkan lonjakan anomali suara pada PKB. Karena itu, ia melakukan pembandingan dengan quick count yang sudah dilakukan setelah proses pencoblosan, 14 Februari lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lonjakan Tajam Suara PSI di Real Count KPU Menjadi Sorotan Publik

Lonjakan Tajam Suara PSI di Real Count KPU Menjadi Sorotan Publik

Kotak Suara | Minggu, 03 Maret 2024 | 01:03 WIB

Kerap Tampil Stylish, Penghitungan Suara Ganjar-Mahfud Menang di Kota Mode Paris

Kerap Tampil Stylish, Penghitungan Suara Ganjar-Mahfud Menang di Kota Mode Paris

Kotak Suara | Sabtu, 02 Maret 2024 | 23:21 WIB

KPU Jelaskan Alasan Suara PSI Tiba-tiba Melonjak Versi Real Count

KPU Jelaskan Alasan Suara PSI Tiba-tiba Melonjak Versi Real Count

Kotak Suara | Sabtu, 02 Maret 2024 | 22:48 WIB

Janggal! Suara Partai Anak Jokowi Tiba-tiba Melambung, Begini Reaksi Elite PSI

Janggal! Suara Partai Anak Jokowi Tiba-tiba Melambung, Begini Reaksi Elite PSI

Kotak Suara | Sabtu, 02 Maret 2024 | 22:20 WIB

Suara PSI Makin Moncer di Mata Publik: Mumpung Masih Ada Bapak

Suara PSI Makin Moncer di Mata Publik: Mumpung Masih Ada Bapak

News | Sabtu, 02 Maret 2024 | 21:26 WIB

Terlalu Banyak Gejala, Sudirman Said Sebut Ada yang Salah di Pemilu 2024

Terlalu Banyak Gejala, Sudirman Said Sebut Ada yang Salah di Pemilu 2024

Kotak Suara | Sabtu, 02 Maret 2024 | 19:57 WIB

Diungkap Sudirman Said: Lagi Ada Upaya Bangun Koalisi Besar, Sisakan 2 Parpol Jadi Oposisi

Diungkap Sudirman Said: Lagi Ada Upaya Bangun Koalisi Besar, Sisakan 2 Parpol Jadi Oposisi

Kotak Suara | Sabtu, 02 Maret 2024 | 19:15 WIB

Terkini

Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia

Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?

Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:47 WIB

5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos

5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat

Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat

Sumut | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan

Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut

Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:32 WIB

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

×