Bermula dari Baju Adat Ageman Songkok Singkepan Agung, Analis Meyakini Jokowi Merasa Jadi Raja

Ria Rizki Nirmala Sari, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 16 Maret 2024 | 18:53 WIB
Bermula dari Baju Adat Ageman Songkok Singkepan Agung, Analis Meyakini Jokowi Merasa Jadi Raja
Ini Baju Adat Jokowi Di Upacara HUT ke-78 RI, Biasa Dipakai Para Raja. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Pakar politik senior, Ikrar Nusa Bhakti, menilai jika Presiden Joko Widodo atau Jokowi mempersonifikasikan dirinya sebagai seorang raja.

Ia mengaku sudah membaca tanda-tanda mengenai hal tersebut.

Baca Juga:

Mantan Istri Dedi Mulyadi Bagikan Momen Persiapkan Menu Buka Puasa Pertama: Bareng Suami Baru

Usai Tak Lolos Pileg 2024, Jansen Demokrat: Mungkin 99 Persen Caleg Terpilih Karena Politik Uang

Kantor hingga Rumah Digeledah, Uang Puluhan Miliar Milik Crazy Rich Helena Lim Disita Kejagung

Awalnya Ikrar menyinggung aksi Presiden Jokowi memakai baju adat daerah setiap kali upacara 17 Agustus di Istana. Namun, ia tak menyadari jika beberapa pakaian daerah yang dipakai Jokowi menggambarkan sebuah kebesaran.

"Tetapi kemudian saya juga tidak menyadari bahwa di antara pakaian-pakaian yang dia pakai itu adalah pakaian-pakaian adat yang berasal dari berbagai daerah dan juga dari tanah Jawa yang ternyata itu melambangkan pakaian kebesaran misalnya seorang petinggi kerajaan pada masa lalu," kata Ikrar dalam diskusi daring 'Sing Waras Sing Menang', Sabtu (16/3/2024).

Pengamat politik LIPI, Ikrar Nusa Bakti. (suara.com/Doddy Rosadi)
Pengamat politik LIPI, Ikrar Nusa Bakti. (suara.com/Doddy Rosadi)

Selain itu, Ikrar juga merasa kaget ketika Jokowi menggelar perayaan pernikahan putranya Kaesang Pangarep justru menggunakan keraton mangkunegara.

baca juga

"Jadi saya melihat wah ini lama-lama waduh ternyata kayak begini ya," tuturnya.

Dari situ lah, Ikrar merasa Jokowi semakin mempersonifikasikan dirinya sebagai seorang raja. Terlebih ketika Jokowi mendorong putranya yakni Gibran Rakabuming Raka maju di Pilpres 2024.

"Saya cuma dalam hati saja, apakah Jokowi ini akan mempersonifikasikan dirinya itu sebagai raja? dan kemudian menjadikan anak-anaknya ini juga sebuah dinasti," ujarnya.

"Dan itu saya terus terang, baru sadar pada Oktober ketika ribut-ribut mengenai keinginan agar sang anak tertuanya itu menjadi calon wakil presiden melalui mk itu, itu baru kemudian bener-bener hebat dilakukan," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bedanya Minyak Makan Merah Yang Dipromosikan Jokowi Dengan Minyak Goreng Biasa

Bedanya Minyak Makan Merah Yang Dipromosikan Jokowi Dengan Minyak Goreng Biasa

News | Sabtu, 16 Maret 2024 | 18:13 WIB

Guru Besar UGM: Jokowi Masih Terlihat Presiden Baik, Padahal Lagi Sibuk Menangkan Gibran

Guru Besar UGM: Jokowi Masih Terlihat Presiden Baik, Padahal Lagi Sibuk Menangkan Gibran

Kotak Suara | Sabtu, 16 Maret 2024 | 17:25 WIB

Kesalahan Ini Dianggap Guru Besar UGM Jadi Penyebab Jokowi Berubah dari Idola Menjadi Tercela

Kesalahan Ini Dianggap Guru Besar UGM Jadi Penyebab Jokowi Berubah dari Idola Menjadi Tercela

Kotak Suara | Sabtu, 16 Maret 2024 | 16:56 WIB

Anggota Komite HAM PBB Pertanyakan Netralitas Jokowi di Pilpres 2024, Natalius Pigai: Itu Pertanyaan Bayaran!

Anggota Komite HAM PBB Pertanyakan Netralitas Jokowi di Pilpres 2024, Natalius Pigai: Itu Pertanyaan Bayaran!

News | Sabtu, 16 Maret 2024 | 16:31 WIB

Jokowi Digadang-gadang Jadi Ketua Koalisi Besar, Ikrar Nusa Bhakti: Mau Niru Malaysia?

Jokowi Digadang-gadang Jadi Ketua Koalisi Besar, Ikrar Nusa Bhakti: Mau Niru Malaysia?

Kotak Suara | Sabtu, 16 Maret 2024 | 13:19 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

×