Klaim Banyak Saksi yang Disiapkan untuk di MK Ketakutan, Kubu Ganjar Bingung: Ada Monster!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 20 Maret 2024 | 21:37 WIB
Klaim Banyak Saksi yang Disiapkan untuk di MK Ketakutan, Kubu Ganjar Bingung: Ada Monster!
Capres dan Cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo (kanan) dan Mahfud MD (kiri). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/)

Suara.com - Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, mengklaim sejumlah saksi yang dipersiapkan untuk gugatan sengketa Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK) justru ketakutan.

"Kami punya, saksi tapi banyak juga saksi yang ketakutan. Tapi kan kita tentu gak bisa mendapatkan semua saksi yang ada. Banyak yang ketakutan, tidak berani padahal mereka menyaksikan dan mengalami," kata Todung di Posko Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024).

Todung juga mengaku heran mengapa pihak-pihak yang akan dijadikan saksi itu justru kekinian ketakutan.

"Nah ini yang saya gak ngerti takut kenapa. Tapi pasti ada aura kekuasaan yang di atas begitu hebat. Ada monster mungkin," tuturnya.

Sementara itu ketika disinggung soal saksi Kapolda yang dipersiapkan pihaknya juga merasa ketakutan, Todung hanya menjawab diplomatis.

"Saya gak bicara mengenai saksi Kapolda," pungkasnya.

Gugatan

Sebelunya Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan banyak hal termasuk rencana melayangkan gugatan sengketa Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo. [Suara.com/Bagaskara]
Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo. [Suara.com/Bagaskara]

Hal itu ditegaskan Ganjar usai ditanya awak media jelang pengumuman rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024.

baca juga

"Kita udah siap. Kita udah nyiapin banyak hal ya. Tim hukum kita juga sudah siap. Maka kita akan ikuti proses. Insyaallah teman-teman sudah menyiapkan dengan baik," kata Ganjar ditemui usai buka bersama bareng relawan di Posko Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024).

Menurutnya, semua hal sudah dipersiapkan tersebut hanya tinggal menunggu momentum saja dilayangkan.

Mantan Gubernur Jateng ini menegaskan gugatan sengketa Pilpres akan dilayangkansesuai jadwal dari MK.

"Ya sesuai jadwal MK. Kita ikuti saja. Yang tahu prosesur, pak Mahfud paling nggak punya pengalaman di sana," pugkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Layangkan Gugatan ke MK, Kubu 03 Tak Percaya Ganjar-Mahfud Kalah di Basis Suara PDIP: Unbelievable!

Siap Layangkan Gugatan ke MK, Kubu 03 Tak Percaya Ganjar-Mahfud Kalah di Basis Suara PDIP: Unbelievable!

Kotak Suara | Rabu, 20 Maret 2024 | 21:24 WIB

Tersenyum saat Ditanya PSI Gagal ke Senayan, Kaesang: Besok Kumpul di DPP

Tersenyum saat Ditanya PSI Gagal ke Senayan, Kaesang: Besok Kumpul di DPP

Kotak Suara | Rabu, 20 Maret 2024 | 21:23 WIB

Tak Ikut Pantau Langsung Pengumuman Hasil Pilpres 2024, Ganjar Lebih Milih Salat Tarawih

Tak Ikut Pantau Langsung Pengumuman Hasil Pilpres 2024, Ganjar Lebih Milih Salat Tarawih

Kotak Suara | Rabu, 20 Maret 2024 | 21:18 WIB

Untuk Pertama Kalinya! PPP Gagal Lolos ke DPR RI karena Cuma Raih 3.87 Persen Suara

Untuk Pertama Kalinya! PPP Gagal Lolos ke DPR RI karena Cuma Raih 3.87 Persen Suara

Kotak Suara | Rabu, 20 Maret 2024 | 20:41 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×