Beri Kuliah Umum Caleg Terpilih PDIP, Mahfud Ingatkan Indonesia Adil Makmur Belum Terwujud

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 14 Juni 2024 | 13:35 WIB
Beri Kuliah Umum Caleg Terpilih PDIP, Mahfud Ingatkan Indonesia Adil Makmur Belum Terwujud
Mahfud MD saat memberikan kuliah umum dalam Sekolah Hukum yang diadakan DPP PDIP di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2024). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Guru Besar Tata Hukum dan Negara, Prof Mahfud MD meminta para calon anggota legislatif terpilih PDI Perjuangan (PDIP) di tingkat pusat maupun daerah untuk mengemban amanah menciptakan keadilan dan kemakmuran demi Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Mahfud MD saat memberikan kuliah umum dalam Sekolah Hukum yang diadakan DPP PDIP di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2024).

Tampak hadir, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, serta sejumlah Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP diantaranya Deddy Sitorus, Masinton Pasaribu dan puluhan kader partai berlambang Banteng moncong putih itu.

Ketua Umum DPP PDIP Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri serta ratusan pengurus PDIP dari berbagai daerah turut mengikuti Sekolah Hukum PDI Perjuangan melalui sambungan daring.

Mahfud awalnya menyampaikan ucapakan selamat kepada para caleg terpilih PDIP berhasil menang secara berdarah-darah dari Pemilu 2024. Ia lantas mengingatkan setelah menang ada tugas berat yang harus diemban yakni merawat Indonesia menuju keemasan.

"Tugas saudara-saudara adalah mengemban amanah untuk merawat Indonesia dengan menggunakan jembatan emas yang sudah kita miliki sekarang. Bung Karno lah yang mengatakan kemerdekaan itu adalah jembatan emas. Untuk menuju kemana? Untuk menuju Indonesia emas," kata Mahfud.

Ia kemudian menjelaskan, jika Indonesia Emas itu seperti tertuangan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) RI 1945 yang bunyinya merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Namun saat ini dirasa Indonesia belum sepenuhnya adil dan makmur.

"Kita juga merdeka, kita juga bersatu, kita juga berdaulat. Tapi adil dan makmur ini belum. Mengapa itu terjadi?," ujarnya.

Mahfud mengatakan, pemerintah sendiri sudah menetapkan dalam Perpres jika Indonesia Emas harus dicapai 2045 atau 100 tahun dafi 1945 setelah merdeka. Hal itu menurut Mahfud harus bisa tercapai.

baca juga

Ia lantas mengulas isi novel karya P.W Singer berjudul Ghost Fleet. Dalam novel tersebut disinggung jika Indonesia diprediksi sudah tidak ada ketika terjadi peperangan AI atau artificial intelligence. Diprediksi Indonesia sudah bubar atau tidak ada di 2030.

Namun ia menegaskan, Indonesia 2045 pasti akan terwujud, untuk itu tidak mungkin 2030 akan bubar.

"Nah, saudara disebut meskipun itu novel, Indonesia itu tidak ada di tahun 2030. Orang ribut ketika ini guru diungkapkan sebagai bahan kampanye di tahun 2019. Apa betul orang ribut karena Indonesia pada waktu itu sudah punya dua perpres. Indonesia Emas, masak 2030 mau bubar itu semua ngomong kosong, ini Indonesia Emas," tuturnya.

Ia menegaskan Indonesia Emas 2045 sudah dihitung segala sumber kekayaan yang dimilikinya. Namun itu semua tak akan terwujud jika keadilan dan kemakmuran tak bisa dicapai.

"Nah tugas saudara sekarang sebagai wakil rakyat untuk menjaga agar 2030 itu tidak terjadi apa-apa di negeri ini. Seperti di gambar, mudah-mudahan itu hanya betul-betul hanya sebuah novel. Meskipun ini novel intelligence tuh, ketika novel-novel itu dia udah menghitung perkembangan artificial intelligence, kecerdasan buatan sangat mudah tidak bisa dikendaliikan melainkan kita harus bisa mengikuti perkembangannya," imbuh Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD jadi 'Dosen Dadakan' di Sekolah Partai PDIP, Megawati, Hasto Kristiyanto hingga Tina Toon Diajari Ini

Mahfud MD jadi 'Dosen Dadakan' di Sekolah Partai PDIP, Megawati, Hasto Kristiyanto hingga Tina Toon Diajari Ini

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 11:49 WIB

Makjleb! PDIP Sentil Jokowi: Sekarang Presiden Lebih Dengar Projo dan Bara JP

Makjleb! PDIP Sentil Jokowi: Sekarang Presiden Lebih Dengar Projo dan Bara JP

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 10:55 WIB

Ngaku Trauma Dibentak Penyidik Rossa Purbo, KPK Tantang Balik Staf Hasto PDIP Buka Rekaman CCTV

Ngaku Trauma Dibentak Penyidik Rossa Purbo, KPK Tantang Balik Staf Hasto PDIP Buka Rekaman CCTV

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 10:47 WIB

Drama Serangan Balik Kubu Hasto: Batal Polisikan Penyidik KPK Rossa Purbo usai 3 Jam di Bareskrim

Drama Serangan Balik Kubu Hasto: Batal Polisikan Penyidik KPK Rossa Purbo usai 3 Jam di Bareskrim

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 08:06 WIB

PKS dan PDIP Berpeluang Berkoalisi di Pilgub Jakarta, Asalkan Penuhi Syarat Ini

PKS dan PDIP Berpeluang Berkoalisi di Pilgub Jakarta, Asalkan Penuhi Syarat Ini

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 23:59 WIB

PDI Perjuangan Sebut Perampasan Ponsel oleh Penyidik KPK Lebih Mirip Perampokan

PDI Perjuangan Sebut Perampasan Ponsel oleh Penyidik KPK Lebih Mirip Perampokan

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 21:42 WIB

Kusnadi Trauma Dibentak Penyidik, Ini Alasan KPK Panggil Staf Hasto PDIP

Kusnadi Trauma Dibentak Penyidik, Ini Alasan KPK Panggil Staf Hasto PDIP

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 20:59 WIB

Terkini

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 10:11 WIB

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra

Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:09 WIB

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:07 WIB

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 09:58 WIB

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:56 WIB

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

×