Santai Meski Keok sama Pramono, RK soal Sigi Litbang Kompas: Survei Itu Bukan Penentu Takdir!

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 05 November 2024 | 14:26 WIB
Santai Meski Keok sama Pramono, RK soal Sigi Litbang Kompas: Survei Itu Bukan Penentu Takdir!
Santai Meski Keok sama Pramono, RK soal Sigi Litbang Kompas: Survei Itu Bukan Penentu Takdir! (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Ridwan Kamil (RK) angkar bicara soal survei Litbang Kompas yang menunjukkan kemerosotan pada elektabilitasnya. Ia mengaku tak mau ambil pusing soal hasil jajak pendapat itu.

Menurut RK, hasil survei kerap berbeda tergantung lembaga dan metode yang digunakan. Karena itu, yang paling penting adalah tetap ikhtiar berkampanye mengupayakan kemenangan Pilkada.

"Bahwa yang penting dalam kampanye itu berikhtiar, berusaha. Yang namanya survei itu selalu naik turun beda-beda," ujar RK di Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2024).

Ia pun menganggap survei bukanlah penentu takdir Pilkada. Faktor paling penting adalah kampanye maksimal hingga menjelang hari pencoblosan 27 November mendatang.

"Kalau hasilnya sesuai harapan, kerjalah sampai akhir waktu. Kalau belum sesuai harapan, apalagi kerjanya dobel-dobel," jelasnya.

Kelompok relawan Pro Jokowi (Projo) menyatakan dukungan terhadap Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut satu, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2024. (Suara.com/Fakhri)
Kelompok relawan Pro Jokowi (Projo) menyatakan dukungan terhadap Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut satu, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2024. (Suara.com/Fakhri)

"Survei itu pembaca mood hari ini bukan penentu takdir. Takdir itu dijemput dengan kita kerja-kerja maksimal," lanjutnya.

Terkait survei Litbang Kompas, RK menyoroti soal pelaksanaannya yang dilakukan pada 20-25 Oktober alias sebelum debat kedua. Ia meyakini survei selanjutnya akan ada peningkatan elektabilitas untuknya. 

"Yang saya tahu data Kompas itu kan diambil sebelum debat kedua. Ada survei-survei pasca debat yang sudah dirilis, angkanya juga kan meningkat," ucapnya.

Apalagi, kecenderungan pemilih tak melulu searah dengan partai koalisi. Bisa saja nantinya pemilih PDIP yang mengusung Pramono Anung-Rano Karno berpindah ke dirinya.

baca juga

"Nah, kalau ada perpindahan sama aja. Pemilih PDIP juga di survei-survei minimal 25 persennya ke kami. Artinya apa ya? namanya pemilih? Tidak ada namanya jaminan 100 persen akan sesuai dengan arah dari koalisinya," pungkasnya.

Survei Litbang Kompas

Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas pasangan calon gubernur (cagub)-wakil gubernur (cawagub) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024 pada Selasa (5/11/2024). Hasilnya, Pasangan Cagub dan Cawagub nomor urut tiga, Pramono Anung-Rano Karno menjadi yang teratas. 

Pramono-Rano berhasil menyalip pasangan Cagub-Cawagub DKI nomor urut satu, Ridwan Kamil-Suswono yang kerap bertengger di urutan teratas dalam hasil berbagai lembaga survei. Sementara, Pasangan Cagub-Cawagub nomor urut dua, Dharma Pongrekun-Kun Wardana tertinggal jauh. 

Calon gubernur nomor urut 3 di Pilkada Jakarta 2024, Pramono Anung. (Suara.com/Faqih)
Calon gubernur nomor urut 3 di Pilkada Jakarta 2024, Pramono Anung. (Suara.com/Faqih)

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada 20-25 Oktober 2024 itu, pasangan Pramono-Rano dipilih oleh 38,3 persen responden. 

Sementara, pasangan RK-Suswono merosot elektabilitasnya ke angka 34,6 persen. Kemudian, Dharma-Kun memperoleh elektabilitas hanya sebesar 3,3 persen. 

Dari 800 responden, sebanyak 76,2 orang telah menentukan pilihannya. Mereka pun menyatakan dalam jajak pendapat itu tidak akan mengubah pilihan sampai hari pencoblosan 27 November mendatang. 

Meski demikian, responden yang belum memutuskan pilihannya alias undecided voters mencapai 23,8 persen. Artinya, jumlah ini yang akan diperebutkan para peserta Pilkada untuk bisa meraih kemenangan. 

Berdasarkan latar belakang pendidikan para pemilih, mereka yang berpendidikan dasar lebih banyak memilih Pramono-Rano. Sementara, kaum berpendidikan tinggi kepada Ridwan-Suswono. 

Lalu, kelompok sosial ekonomi bawah cenderung memilih RK-Suswono. Pemilih kategori menengah bawah kebanyakan mendukung Pramono-Rano. 

Kaum pemilih muda cenderung memberi dukungan pada RK-Suswono. Sebaliknya, hasil survei juga menunjukkan, semakin tua kategorisasi usia dan generasi, semakin terkonsentrasi pilihannya kepada Pramono-Rano. 

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 800 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Jakarta. Tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen dan memiliki margin of error kurang lebih 3,4 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Din Syamsuddin Blak-blakan Dukung RK di Pilkada Jakarta, Begini Alasannya!

Din Syamsuddin Blak-blakan Dukung RK di Pilkada Jakarta, Begini Alasannya!

Kotak Suara | Senin, 04 November 2024 | 23:00 WIB

Curhat Sedih Pilkada Jakarta  2024 Tak Ada Anies-Ahok, Bintang Emon Malah Diledek: Lu Kesambet Apa?

Curhat Sedih Pilkada Jakarta 2024 Tak Ada Anies-Ahok, Bintang Emon Malah Diledek: Lu Kesambet Apa?

News | Minggu, 03 November 2024 | 18:02 WIB

Merasa Difitnah soal Bagi-bagi Sembako Gratis ke Warga Jakarta, RK Ungkit Program Pram-Rano: Mereka Apa Bedanya?

Merasa Difitnah soal Bagi-bagi Sembako Gratis ke Warga Jakarta, RK Ungkit Program Pram-Rano: Mereka Apa Bedanya?

Kotak Suara | Minggu, 03 November 2024 | 15:04 WIB

Bantah Bahas Pilkada, RK Klaim Beri Wejangan Raffi Ahmad usai jadi Utusan Khusus Prabowo: Jabatan Berat, Ngeri Itu

Bantah Bahas Pilkada, RK Klaim Beri Wejangan Raffi Ahmad usai jadi Utusan Khusus Prabowo: Jabatan Berat, Ngeri Itu

Kotak Suara | Minggu, 03 November 2024 | 14:49 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×