Sebut WHO Rancang Pandemi Baru, Epidemiolog UI Tepis Ucapan Dharma Pongrekun: Itu Omong Kosong

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Senin, 18 November 2024 | 13:19 WIB
Sebut WHO Rancang Pandemi Baru, Epidemiolog UI Tepis Ucapan Dharma Pongrekun: Itu Omong Kosong
Calon Gubernur (Cagub) Jakarta Nomor urut 2, Dharma Pongrekun menyampaikan visi misi nya saat debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pernyataan cagub Jakarta nomor urut 2 Dharma Pongrekun soal akan ada Pandemi baru dalam waktu dekat disebut hanya omong kosong belaka. Pernyataan tersebut disampaikan Dharma dalam debat terakhir Pilkada Jakarta 2024 pada Minggu (17/11) malam. 

Ucapan itu pun langsung dapat sanggahan dari pakar epidemiolog Universitas Indonesia Syahrizal Syarif. Dia menrgaskan bahwa tidak ada satu orang pun yang bisa memprediksi pandemi akan terjadi.

"Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang bisa bilang bahwa pandemi tidak akan ada lagi. Sama halnya dengan (ucapan) pandemi akan ada, apalagi kalau bilang dalam waktu dekat, itu menurut saya omong kosong saja," kata Syahrizal kepada Suara.com saat dihubungi pada Senin (18/11/2024). 

Calon Gubernur (Cagub) Jakarta Nomor urut 2, Dharma Pongrekun menyampaikan visi misi nya saat debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024).  [Suara.com/Alfian Winanto]
Calon Gubernur (Cagub) Jakarta Nomor urut 2, Dharma Pongrekun menyampaikan visi misi nya saat debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dia menjelaskan bahwa pandemi merupakan kondisi ketika suatu penyakit baru menyebar secara global di lima benua. Sehingga tidak mudah menyatakan suatu penyakit menjadi pandemi. 

Mengenai temuan penyakit baru, dikatakan Syahrizal bahwa hal tersrbut memang pasti terjadi, disebabkan karena penyakit binatang yang berpindah ke manusia. Namun, demikian belum tentu penyakit tersebut akan menyebabkan pandemi seperti halnya Covid-19. 

"Banyak sekali penyakit-penyakit baru, tapi kemudian tidak menjadi pandemi, itu banyak sekali," ujarnya.

Koar-koar Potensi Pandemi

Dalam acara debat terakhir Pilkada Jakarta pada Minggu (17/11/2024), Dharma Pongrekun  membeberkan program 10 aman dan 5 mandiri dalam menghadapi persoalan Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim. 

Pasangan Cagub-Cawagub Jakarta Nomor Urut 2, Dharma Pongrekun - Kun Wardana menyampaikan visi misinya saat menghadiri debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024).  [Suara.com/Alfian Winanto]
Pasangan Cagub-Cawagub Jakarta Nomor Urut 2, Dharma Pongrekun - Kun Wardana menyampaikan visi misinya saat menghadiri debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Dua manfaatnya yang bakal dipeloreh rakyat Jakarta dari program Dharma-Kun, yaitu aman dan mandiri. Itu hanya bisa terjadi bila rakyat Jakarta kompak," kata Dharma Pongrekun.

baca juga

Setelah membeberkan program 10 aman dan lima mandiri itu, Dharma tiba-tiba menyinggung soal potensi terjadinya pandemi. Menurutnya, seluruh program yang ia tawarkan itu bisa terancam gagal apabila terjadi pandemi.

Dia menyebut, saat ini telah terjadi tanda-tanda adanya agenda terselubung pandemi seperti Covid-19.

Dharma menyebut tanda-tanda akan terjadinya agenda terselubung pandemi setelah Covid-19 itu telah ada. 

"Anggaran sudah ada, WHO sudah amendemen International Health Regulation, memungkinkan potensi penggunaan bio weapon untuk membuat pandemi. Undang-Undangnya pun sudah siap yaitu Undang-Undang Kesehatan yang disahkan tahun 2023 dengan pidana denda Rp500 juta bagi yang menolak divaksin. Dan untuk perusahaan dendanya bahkan bisa sampai Rp50 miliar, pidana penjara bahkan ada hukuman mati," bebernya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Digital Dikuliti, Foto Pose Ivan Sugianto Kepal Tangan Disorot: Kok Ada Meja Judi di Ruangan Polisi?

Jejak Digital Dikuliti, Foto Pose Ivan Sugianto Kepal Tangan Disorot: Kok Ada Meja Judi di Ruangan Polisi?

News | Minggu, 17 November 2024 | 21:25 WIB

Ungkit Agenda Terselubung WHO di Debat Pilkada, Dharma Pongrekun: Ada Potensi Bio Weapon Ciptakan Pandemi

Ungkit Agenda Terselubung WHO di Debat Pilkada, Dharma Pongrekun: Ada Potensi Bio Weapon Ciptakan Pandemi

Kotak Suara | Minggu, 17 November 2024 | 20:32 WIB

Acuhkan Lembaga Survei karena Berbayar, Dharma-Kun Lebih Percaya Pooling Netizen: Elektabilitas Kami 68 Persen

Acuhkan Lembaga Survei karena Berbayar, Dharma-Kun Lebih Percaya Pooling Netizen: Elektabilitas Kami 68 Persen

Kotak Suara | Minggu, 17 November 2024 | 18:58 WIB

Kicep Disatroni Crazy Rich Tanjung Priok, Sahroni Unggah Muka Ivan Sugianto Diborgol: Jangan Sok Hebat dan Jumawa!

Kicep Disatroni Crazy Rich Tanjung Priok, Sahroni Unggah Muka Ivan Sugianto Diborgol: Jangan Sok Hebat dan Jumawa!

News | Minggu, 17 November 2024 | 17:17 WIB

Terkini

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×