Pengamat Politik Rocky Gerung menyinggung perjalanannya ke Jawa Tengah dan bertemu dengan relawan Prabowo Subianto di Solo.
Diakui Rocky, sebelum bertemu dengan relawan Prabowo, dirinya telah bertemu dengan relawan Anies Baswedan yang mengangkat isu tenaga kesehatan (nakes) digaji dengan tidak layak.
Ketika ditanya oleh Jurnalis senior Hersubeno Arief soal terbukanya peluang mendatangi relawan Ganjar Pranowo, Rocky memastikan dirinya akan datang jika diundang.
Lagipula, mantan akademisi Universitas Indonesia ini menyatakan bahwa dirinya bukan bagian dari tim sukses manapun dan kepentingannya hanya mendorong kompetisi politik yang sehat.
“Pastilah (datang). Pak Ganjar kalau timnya ngundang pasti saya datangi. Kan saya bukan tim sukses siapa-siapa tapi saya mau mendorong kompetisi politik yang sehat,” ujar Rocky, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube pribadi pada Senin (5/6/2023).
Lebih lanjut, Rocky mengatakan dirinya tidak peduli dengan urusan partai politik yang kerap bermanuver jelang pemilihan umum.
“Kalau soal upacara-upacara partai ngalor-ngidul ke sana pindah-pindah koalisi itu urusan partai lah. Tapi urusan saya urusan akademis. Urusan untuk menghasilkan sistem Pemilu yang begitu konsepsional. Jadi Ganjar juga kalau mau undang saya oke,” tuturnya.
Kendati mau datang jika diundang relawan Ganjar, ahli ilmu filsafat ini mengatakan akan memberikan penegasan bahwa dirinya harus diundang untuk tema seperti etika dan intelektualitas dalam politik.
Ia tidak mau jika diundang jika untuk aktivitas yang tidak berkaitan dengan hal tersebut misalnya hanya untuk membuat konten TikTok dan sebagainya.
“Tapi saya akan terangkan bahwa di situ saya seharusnya diundang di dalam usaha yang sama atau di dalam tema yang sama yaitu politik yang basisnya etikabilitas dan basisnya intelektualitas, bukan basis elektabilitas,” jelas Rocky.