Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyarankan menteri-menteri yang hendak maju sebagai calon presiden (capres) di 2024 untuk mengambil cuti.
Hal itu ditanggapi Denny Siregar melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Denny Siregar menyinggung sosok yang digadang-gadang bakal maju jadi calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sekaligus Menteri Pertahanan di kabinet Jokowi.
Denny Siregar pun mengatakan bahwa jika memang Prabowo sudah mantap maju, seharusnya mengajukan cuti dari jabatannya sebagai menteri.
"Seharusnya pak @prabowo kalau sudah pede jadi Capres, ajukan cuti. Kan sudah ditegur pak @jokowi, masak ga peka sih?," ujar Denny Siregar dikutip WE NewsWorthy dari akun Twitter pribadi miliknya @Dennysiregar7, Selasa (6/6).
Sementara itu, Jokowi mengatakan hal itu di depan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Prabowo merupakan bakal calon presiden dari Partai Gerindra untuk 2024.
"Kalau memang waktunya untuk kampanye kurang, ya lebih baik cuti," kata Jokowi di Jakarta Utara, Senin (15/5).
Jokowi tak mempermasalahkan jika ada menteri-menteri yang hendak nyapres. Ia hanya mengingatkan agar anak buahnya tak melanggar aturan perundang-undangan.
Adapun Jokowi sempat menggoda Prabowo yang mau maju sebagai capres. Jokowi meminta wartawan bertanya ke Prabowo soal menteri yang hendak nyapres.
"Khusus yang ini tadi nanti tolong ditanya juga ke Pak Prabowo," imbuhnya.
Sebelumnya, sejumlah menteri Jokowi digadang-gadang akan maju dalam Pilpres 2024. Selain Prabowo, ada nama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang menjadi bakal capres Partai Golkar.
Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengizinkan menteri mencalonkan diri dalam pilpres tanpa perlu mengundurkan diri. Hal itu tertuang dalam putusan perkara nomor 68/PUU-XX/2022.