Kritikus Faizal Assegaf mengomentari perihal hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto jelang pemilihan presiden atau Pilpres 2024.
Menurutnya, hubungan antara kedua tokoh tersebut semakin terlihat anomaly dan ibarat dua ekor monyet yang asyik berburu pisang di pohon kelapa.
“Ibarat cerita tentang dua ekor monyet yang asyik berburu pisang, tapi yang mereka panjat adalah pohon kelapa. Hasilnya terlihat lucu-lucuan,” ujar Faizal, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @faizalassegaf pada Kamis (8/6/2023).
Dalam pengamatannya, Prabowo terjebak pesona kekuasaan Jokowi yang manipulative padahal faktanya Jokowi semakin agresif bertindak sebagai petugas PDI Perjuangan (PDIP) dan Megawati Soekarnoputri.
Kendati demikian, Prabowo yang juga pembantu Presiden Jokowi terus berusaha meyakinkan presiden agar mendapatkan dukungan demi mempermulus hajatnya maju sebagai Capres dan menang.
Dalam kalkulasi Prabowo, dia bisa menang jika Jokowi berpihak padanya karena ada sokongan segala fasilitas kekuasaan dan dukungan relawan Jokowi.