Sosiolog Musni Umar kembali buka suara terkait dengan dinamika politik tanah air, salah satunya belum adanya calon wakil presiden (cawapres) dari sejumlah bakal calon presiden di 2024.
Menurutnya, kekosongan ini merupakan bagian dari strategi kemenangan yang dilakukan oleh sejumlah partai politik baik dari pengusung sosok dari Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Ia mengatakan setidaknya ada tiga hal yang menjadikan soal cawapres masih rahasia. Pertama adalah demi keamanan koalisi. Jika soal cawapres bocor, maka lawan akan dengan mudah menguliti.
"Pertama, akan dikuliti dan dibuka segala kelemahannya oleh lawan politik," cuitnya dalam akun twitter pribadinya @musniumar, dikutip Suara Liberte, Minggu (11/6/2023).
Loyalis dari Anies Baswedan ini juga mengatakan bahwa kerahasiaan ini juga demi menghindari sejumlah serangan dari lawan politik calon yang diusung.
"Kedua, akan dibuat babak belur oleh lawan politik sehingga elektabilitas nyungsep," katanya menjelaskan cuitannya tersebut.
Terakhir menurutnya adalah terkait kualitas dari cawapres sendiri, lawan politik pasti akan mencari sosok dari lebih kuat dari cawapres yang sudah ditunjuk.
"Lawan politik akan mencari cawapres yang berpotensi mengalahkan yang sudah umumkan cawapresnya," pungkas mantan rektor ini.
Baca Juga: Jualan Citra Dekat Jokowi, Manuver Kubu Prabowo Disoroti: Mereka Sudah Merasa Kalah