Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merestui pertemuan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.
SBY menyebut ajakan PDIP merupakan niat baik. Menurutnya, AHY selaku Ketum Demokrat akan merespons sebaik mungkin undangan dari Puan.
"Saya tahu AHY, selaku pemimpin Partai Demokrat, merespons ajakan dari Mbak Puan atau PDIP untuk melakukan pertemuan dan perbincang-bincangan," kata Presiden ke-6 RI.
"Partai Demokrat selalu berpendapat, pertemuan yang berangkat dari niat baik, tujuan yang baik membahas masalah-masalah bangsa tentu ada gunanya," ujarnya, menambahkan
Namun demikian, restu baik dari SBY malah menjadi sorotan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.
Burhanuddin menilai, ajakan Puan kepada AHY yang kemudian direstui langsung SBY menjadi sebuah sindiran bagi para senior-senior di partai politik.
"Ini seolah-olah sindiran kalau putra-putri mereka bisa bertemu dengan 'mesra' dengan indah, masak orang tuanya enggak mau bertemu... Bisa ditiru yang lebih senior," ujarnya.
Publik, kata Burhanuddin, pasti akan menilai pertemuan dua politikus generasi muda itu.
"Mbak Puan dan Mas AHY dari generasi yang lebih muda. Mereka bisa bertemu dengan baik meski berbeda partai, berbeda ideologi, tetapi bisa bertemu dalam segala perbedaan," terangnya.