Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu membagikan momen dirinya mengobrol dengan tiga mantan ketua umum Partai Golkar.
Hal tersebut diungkapkan Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Said Didu mengatakan bahwa obrolannya itu begitu menarik meski dilakukan secara terpisah.
Adapun Said Didu mengatakan bawha tiga orang ketum Partai Golkar itu ialah Akbar Tanjung, Jusuf Kalla, dan Aburizal Bakrie.
"Menarik obrolan terpisah bersama 3 Mantan Ketua Umum Partai Golkar @Golkar5 pak Akbar Tanjung, Pak @Pak_JK dan pak @aburizalbakrie," ungkap Said Didu dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @msaid_didu, Senin (12/6).
Kemudian, Said Didu pun menyinggung perihal arah langkah politik atau dukungan di Pilpres 2024 mendatang.
"Ke mana dan bersama siapa Partai Golkar saat Pilpres 2024 - tunggu perkembangan selanjutnya," tandas Said Didu.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau Ical mengaku tidak mau terburu-buru terkait pencalonan presiden mengingat pendaftarannya masih sekitar enam bulan lagi.
"Masih enam bulan lagi, jadi kalau kita buru-buru tentu kecepatan," kata Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (10/6/2023).
Dia lantas mencontohkan momen penentuan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019 yang dilakukan di menit-menit akhir.
Namun, Ical juga tak meyakini hal tersebut akan dilakukan di Pilpres 2024 mendatang. "Jadi tidak perlu kita buru-buru untuk mencalonkan satu capres atau cawapres," ujarnya.
Untuk diketahui saat ini Partai Golkar tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Namun, PPP telah menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo sementara PAN juga condong mendukung Ganjar.