Pengamat Politik Rocky Gerung menyinggung soal tiga bakal calon presiden yang telah dideklarasikan yaitu Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Menanggapi manuver politik belakangan ini, Rocky menilai Ganjar lebih berbahaya dari dua bakal calon presiden yang tersisa.
Adapun salah satu hal yang mengganjal Anies adalah pengaruh dari tiga king maker yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jusuf Kalla (JK) dan Surya Paloh.
Pengaruh dari tiga king maker tersebut membuat Anies tidak bisa independen. Namun, Rocky meyakini seandainya Anies berani mengucap calon wakil presidennya sendiri, maka Anies bisa dianggap independen.
“Anies tetap tidak bisa independen sebetulnya karena itu publik mendorong Anies untuk ucapkan aja calon wakil presidennya,” ujar Rocky, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube pribadi pada Selasa (13/6/2023).
Sementara itu, bakal calon presiden lainnya yaitu Prabowo Subianto relatif lebih independen karena Prabowo bahkan menjadi king maker untuk dirinya sendiri.
“Prabowo jelas independen. Dia sendiri adalah king maker untuk dirinya sendiri tuh. Yang berbahaya justru Ganjar,” sambung Rocky.
Namun, Ganjar dinilai lebih berbahaya dari dua bakal calon presiden yang ada lantaran pencalonannya oleh PDI Perjuangan (PDIP) hanya hasil dari sebuah transaksi.
Tak heran, Ganjar diyakini akan lemah dalam menentukan susunan kabinetnya hingga wakil presidennya karena persoalan tersebut.
“Ganjar tetap dianggap sebagai orang yang dari awal sebetulnya hasil transaksi aja. Hasil barter aja sebetulnya. Karena itu Ganjar yang paling lemah dalam menentukan modus kabinetnya nanti. Apalagi menentukan wakil presiden,” jelas Rocky.