Kader Partai Demokrat, Eko Jhones menyoroti Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang bercanda ketika ditanyai soal solusi pencemaran udara di ibu kota.
Hal ini ditanggapi Eko Jhones dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Eko Jhones mengungkapkan rasa geram sekaligus menertawakan reaksi Heru Budi itu.
Eko Jhones juga mengatakan bahwa masalah serius, justru malah dianggap bercanda.
"Kocak masalah serius dianggap becanda. Susah ngarepin program terbaik dari gubernur give away yang gak dipilih rakyat," ujar Eko Jhones dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ekojhones77, Selasa (13/6).
Sementara itu, diketahui bahwa Heru Budi menanggapinya dengan mengatakan ia akan meniup polusi dari kawasan industri di wilayah penyangga yang berembus ke Jakarta.
"Iya, saya tiup saja," ujar Heru Budi sambil memeragakan cara meniup udara kotor saat ditemui awak media, Senin (12/6/2023).
Setelah bercanda, Heru tidak menjelaskan apa langkah Pemprov DKI Jakarta mengatasi polusi udara dari kawasan industri.
Akan tetapi, Heru Budi justru mengatakan solusi pencemaran udara dari pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor. Solusinya, menurut Heru, adalah penggunaan kendaraan listrik di masyarakat.
"Ya dipercepat motor listrik, mobil listrik, terus bahan bakarnya yang memang memenuhi syarat. Ya, harus semua pihak mengikuti, lah," kata Heru Budi sebagaimana dikutip dari Kompas.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyebut memburuknya kualitas udara DKI Jakarta tak bisa dilepaskan dari emisi yang dihasilkan kawasan industri di wilayah penyangga.
"Karena adanya pergerakan polutan akibat pola angin yang membawa polutan bergerak dari satu lokasi ke lokasi yang lain," kata Subkoordinator Kelompok Pemantauan Lingkungan Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Rahmawati pada Kamis (8/6).