Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo yang sudah buka suara terkait isu adanya kontrak politik dengan PDI Perjuangan (PDIP) di Pilpres 2024.
Hal tersebut ditanggapi Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Jhon Sitorus memberikan 'pujian' bahwa reaksi Ganjar Pranowo membantah isu tersebut yakni dengan perkataan yang tak bertele-tele.
"Singkat, jelas dan padat," ujar Jhon Sitorus dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Miduk17, Selasa (13/6).
Lebih lanjut, Jhon Sitorus juga mengatakan yang ditegaskan Ganjar Pranowo.
"Pak Ganjar menegaskan bahwa Kabinet itu hak prerogratif presiden, bukan partai," ungkapnya.
Karena hal itu, Jhon Sitorus pun menyatakan bahwa jangan pernah membuat isu murahan apalagi terkait figur Ganjar Pranowo.
"Jangan sekali-sekali membuat isu murahan yang mendiskreditkan figur yang tegas dan amanah seperti Ganjar Pranowo. Jika ada masalah antar partai, selesaikan dengan cara kepertaian," tandasnya.
Sementara itu, diketahui, kabar tersebut santer sempat menjadi kontroversi. Akan tetapi, abar tak sedap tersebut dibantah langsung oleh Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo dengan tegas membantah kabar soal kontrak politik dirinya dengan Megawati Soekarnoputri. Ia menegaskan bahwa presiden tetap yang menentukan siapa yang boleh mengisi kursi menteri, bukan ketua umum partainya.
"Kabinet ya ditentukan oleh Presiden, wong prerogatif kok (hak prerogratif kok)," ujar Ganjar Pranowo di Semarang.