Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo buka suara usai adanya kritikan dari PDI Perjuangan (PDIP).
Hal tersebut ditanggapi oleh Sigit Widodo melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitan di akun Twitternya, Sigit Widodo mengungkapkan bahwa pihaknya senantiasa berbesar hati dalam menerima kritikan maupun saran.
Menurut Sigit Widodo, kritikan maupun saran itu juga demi perbaikan PSI.
"Kami selalu menerima kritik dan saran secara terbuka untuk perbaikan di PSI," ungkap Sigit Widodo dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @sigitwid, Kamis (15/6).
Lebih lanjut, Sigit Widodo justru berharap dengan banjir kritikan ini, akan datang sejumlah dukungan yang mengantarkan kemenangan dalam Pemilu 2024.
Tak hanya itu, elite PSI ini pun yakin partainya akan segera berkembang dengan memperoleh suara lebih banyak hingga menjadi partai yang besar.
"Mohon doa dan dukungannya agar di Pemilu 2024 nanti, PSI bisa memperoleh suara lebih banyak dan menjadi partai yang lebih besar," imbuhnya.
Sementara itu, diketahui bahwa kedua partai itu tengah saling sindir di tengah gejolak perpolitikan jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah memberikan sindiran menohok untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dirinya mencap mereka sebagai partai kecil yang sering mengganggu demi suara.
Hal tersebut menurutnya dapat terlihat dari bagaimana pihak tersebut membidik kadernya seperti Ganjar Pranowo bahkan sosok yang sudah secara tak langsung terikat dengan PDIP seperti Kaesang Pangarep.
"Kalau partainya kecil mengganggu sesama yang kecil dia tidak jadi berita. Kalau mengganggu partai besar supaya masuk parlemen, selalu akan ganggu. Bukan hanya itu, ganggu Kaesang, habis itu soal kemudian kontrak politik Ganjar," katanya, Selasa (13/6/2023).