Pengamat politik Adi Prayitno menilai merajut hubungan yang intens antarelite politik setelah bertemunya Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sangat direkomendasikan.
Terutama bagi PDI Perjuangan yang menginisiasi pertemuan tersebut. Alasannya, komunikasi dengan Demokrat baru akan terbuka kembali pada 2023 setelah sebelumnya membeku sejak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat.
"Sebentar lagi bulan Oktober, PDIP berhitung dan berkomunikasi dengan Demokrat bukan perkara gampang, butuh asupan, simulasi, pertemuan lanjutan, dan tidak sekali jadi," terang Adi seperti dikutip Liberte Suara, Kamis (15/6/2023).
Adi menyarankan para elite politik dipertemukan lebih intens sehingga tercipta hubungan yang sustainable.
"Walaupun Demokrat diajak PDIP tetapi perlu ada penjajakan yang sustainability," tegasnya.
Maka dari itu, ujar Adi, PDIP menjalin kerja sama dengan beberapa partai politik (parpol) yang non-parlemen.
"Dalam politik one man one vote, sekecil apa pun dukungan itu penting karena kekuatan akan diakumulasi. Jadi tidak mengherankan PDIP didukung parpol non-parlemen," tegasnya, menambahkan.