"Dalam tema pokok perubahan itu intinya, yang baik untuk rakyat kita pertahankan, kita lanjutkan," kata Benny Harman dikutip dari CNN, Rabu (14/6).
Namun, perubahan juga bisa diartikan meluruskan yang keliru dalam pemerintahan selama ini. Termasuk mengesampingkan hal yang bukan prioritas bagi masyarakat.
Sebagai gantinya, perubahan bisa mempercepat yang selama ini berjalan lamban, atau diabaikan. Termasuk dengan memprioritaskan yang selama ini diabaikan.
"Yang lamban kita percepat, yang diabaikan kita prioritaskan. Itu intinya tema perubahan dan perbaikan," ucap Benny Harman.
Sebelumnya, Luhut menyindir agar presiden pengganti Jokowi tak usah bicara perubahan.
Dia mengatakan pemerintah telah menemukan pola agar Indonesia masuk kelompok negara berpenghasilan tinggi (high income country). Karena itu, kata dia, presiden selanjutnya harus meneruskan resep yang dimiliki Indonesia untuk mencapai hal itu. Menurutnya, jika tidak fokus, tujuan itu tidak akan tercapai.
"Saya berharap siapa pun presiden ke depan harus melakukan ini, tidak usah bicara perubahan lah, bagaimana menyempurnakan, mempercepat proses ini, supaya generasi kalian juga bisa nanti melihat itu, karena kalau kita tidak fokus pada pekerjaan ini, belok-belok, nanti tidak jalan," kata Luhut di sela Jakarta Geopolitical Forum ke-7 di Jakarta, Rabu (14/6).
Baca Juga: Hasil Argentina vs Australia: Messi Gemilang dan Garnacho Debut, Albiceleste Menang 2-0