Mantan Penasehat Wapres Ungkap Kemungkinan Terburuk Jika Istana Tetap Berusaha Jegal Anies: Pernah Terpikir Tidak?

Suara Liberte

Jum'at, 16 Juni 2023 | 20:57 WIB
Mantan Penasehat Wapres Ungkap Kemungkinan Terburuk Jika Istana Tetap Berusaha Jegal Anies: Pernah Terpikir Tidak?
Mantan Penasehat Wapres Ungkap Kemungkinan Terburuk Jika Istana Tetap Berusaha Jegal Anies: Pernah Terpikir Tidak? (Suara.com/Fakhri)

Penasehat Wakil Presiden RI 2009 – 2013 bidang Telaah Strategi, Abdillah Toha, mengungkap kemungkinan terburu jika Istana tetap berusaha menjegal bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.

Menurutnya, penjegalan terhadap Anies bisa berdampak pada marahnya puluhan juta pendukung Anies dan membuat kekacauan di negeri ini.

“Jika Anies berhasil dijegal dan gagal maju sebagai capres, pernah terpikir tidak oleh penguasa yg menjegal bhw berapa puluh juta pendukung Anies yg akan marah dan membuat kekacauan di negeri ini?” ujar Abdillah Toha, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AT_AbdillahToha pada Jumat (16/6/2023).

Padahal, dia juga memahami bahwa Anies pun sebenarnya belum tentang menang jika dibiarkan maju Pilpres 2024. “Padahal bila dia dibiarkan maju belum tentu juga terpilih,” ujar Abdillah Toha.

Sebelumnya, Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana menyebutkan bahwa salah satu upaya penjegalan Anies adalah dikabulkannya Peninjauan Kembali (PK) KSP Moeldoko atas kepengurusan Partai Demokrat.

Seandainya Demokrat jatuh ke tangan Moeldoko yang notabene orang Istana, bisa dipastikan Demokrat akan mundur dari koalisi pengusung Anies dan Anies gagal mendapat tiket calon presiden.

Sementara itu, baru-baru ini majelis hakim Mahkamah Agung (MA) menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Jhoni Allen Marbun (JAM) soal pemecatan dari Partai Demokrat pada Rabu (14/6/2023).

Terkait hal itu, Kuasa Hukum Partai Demokrat, Mehbob, meyakini putusan MA ini akan memperkokoh keyakinan Partai Demokrat bahwa MA juga akan menolak PK yang diajukan Moeldoko.

"Sejak awal sudah bertentangan dengan AD/ART Partai Demokrat. Hal itu dibuktikan dengan keputusan kasasi MA yang sudah berkekuatan hukum tetap," ujar Mehbob kepada wartawan, Rabu (14/6/2023).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Loyalis Anies Meradang! Deretan Kejadian Ini Benar-benar Mengusik Rasa Keadilan Hingga SBY Buat Lukisan No Justice No Peace

Loyalis Anies Meradang! Deretan Kejadian Ini Benar-benar Mengusik Rasa Keadilan Hingga SBY Buat Lukisan No Justice No Peace

Liberte | Jum'at, 16 Juni 2023 | 18:53 WIB

CEK FAKTA: AHY Gabung dengan PDIP, Denny Indrayana Ungkap Semua Aib Anies Baswedan?

CEK FAKTA: AHY Gabung dengan PDIP, Denny Indrayana Ungkap Semua Aib Anies Baswedan?

Liberte | Jum'at, 16 Juni 2023 | 16:30 WIB

CEK FAKTA: Anies Baswedan Mundur Jadi Capres

CEK FAKTA: Anies Baswedan Mundur Jadi Capres

Liberte | Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:19 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×