CEK FAKTA: Anies Baswedan Terafiliasi dengan Komplotan Teroris Sebagai Pendukungnya

Suara Liberte

Senin, 19 Juni 2023 | 14:15 WIB
CEK FAKTA: Anies Baswedan Terafiliasi dengan Komplotan Teroris Sebagai Pendukungnya
Isu Anies Baswedan menggunakan jaringan teroris agar mendukungnya dalam Pilpres 2024.

‘Anies Terafiliasi Teroris, Mahfud MD dan PPATK Temukan Bukti Penting Ini’ ini adalah salah satu judul video yang diunggah oleh akun youtube Pilihan Rakyat pada Minggu (19/06/23).

 

Video ini berisi narasi seolah-olah Anies Baswedan terafiliasi dengan para anggota teroris dimana para teroris ini digunakannya untuk kampanye jelang Pilpres 2024. 

 

Karena itulah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD sudah menangkap jaringan teroris tersebut. 

 

Video ini pun didukung dengan gambar Mahfud MD yang tengah melakukan konferensi pers seperti di sebuah polsek atau polres kemudian di depannya banyak orang duduk berambut plontos dengan mengenakan baju tahanan berwarna orange. Mereka juga tampak menundukan kepala mereka. 

 

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN dan PPP yang nampak sedang rapat dan berkumpul memilih siapa capres mereka. 

baca juga

 

Video itu pun disertai tulisan ‘Mahfud MD tak Main-main, Komplotan Teroris Anies Baswedan Diciduk Aparat’. 




PENJELASAN

 

Untuk diketahui kebenarannya, hingga saat ini Anies Baswedan tidak terafiliasi dengan kelompok teroris manapun, karena jika ia maka aparat berwajib pastinya sudah membuat langkah untuk menangkap atau menahannya. 

 

Kemudian, dari video berdurasi 9 menit 47 detik itu juga tidak ditunjukan jaringan teroris apa yang dimaksud dan bagaimana proses penangkapannya. 

Kemudian, tak ada pula pernyataan resmi dari Mahfud MD mengenai proses penangkapan jaringan teroris seperti yang ditulis dalam judul.

Yang ada hanya narasi dari narator yang mengarahkan penonton agar percaya pada opininya, tanpa menunjukan bukti di video.

 

Kemudian, pihak Pilihan Rakyat juga memotong sebuah video tanpa mencantumkan nama narasumber padahal narasumber itu sedang menjelaskan gerakan-gerakan terorisme di Indonesia yang dikirim untuk ‘berjihad’ di luar negeri, bukan untuk menjadi pendukung Anies Baswedan. 

 

Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut diedit dari berita aslinya berjudul ‘79 Preman Kerap Lakukan Pungli di Pekanbaru Ditangkap’ yang diunggah Merdeka.com pada 14 Juni 2021.

 

Berita ini berisi tentang informasi Sebanyak 79 pria di Pekanbaru ditangkap karena diduga terlibat aksi premanisme. Mereka diduga melakukan pungutan liar di sejumlah tempat di Kota Pekanbaru.

 

Sehingga fakta sebenarnya orang-orang di thumbnail ini tak ada hubungannya dengan jaringan teroris manapun apalagi berhubungan dengan Anies Baswedan.



KESIMPULAN

Video ‘Anies Terafiliasi Teroris, Mahfud MD dan PPATK Temukan Bukti Penting Ini’  yang diunggah akun youtube Pilihan Rakyat memiliki konten yang sengaja dibuat untuk menyebarkan kebencian dan hoax kepada Anies Baswedan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKB Gelar Rapat Pleno, Hasilnya Cak Imin Dilarang Bicara Soal Pilpres

PKB Gelar Rapat Pleno, Hasilnya Cak Imin Dilarang Bicara Soal Pilpres

News | Senin, 19 Juni 2023 | 11:40 WIB

Waduh, Indonesia Diklaim Bisa Terancam Suram Jika Anies Baswedan Terpilih Jadi Presiden 2024

Waduh, Indonesia Diklaim Bisa Terancam Suram Jika Anies Baswedan Terpilih Jadi Presiden 2024

Liberte | Senin, 19 Juni 2023 | 11:22 WIB

CEK FAKTA: Suami Puan Maharani dan Anies Baswedan Terjerat Kasus BTS Kominfo?

CEK FAKTA: Suami Puan Maharani dan Anies Baswedan Terjerat Kasus BTS Kominfo?

Liberte | Senin, 19 Juni 2023 | 11:11 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×