IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?

M Nurhadi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:00 WIB
IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
baca 10 detik
  • IHSG diproyeksikan menguji area resistance 6.300 setelah sebelumnya ditutup melemah signifikan akibat aksi jual bersih asing.
  • Bursa Wall Street dan saham teknologi tertekan akibat memudarnya harapan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
  • Konflik di Timur Tengah memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global dan menjaga harga minyak mentah tetap tinggi.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mencoba menembus (break) area resistance kuat di level 6.300 pada perdagangan hari ini, setelah pada sesi sebelumnya harus ditutup melemah signifikan sebesar 1,53%.

Pelemahan bursa domestik tersebut turut diwarnai oleh aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing yang mencatatkan akumulasi sekitar Rp280 miliar.

Berdasarkan data perdagangan, jajaran saham berkapitalisasi besar yang paling banyak dilepas oleh pemodal asing meliputi PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), serta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP®, mengingatkan para pelaku pasar untuk tetap bersikap waspada dan mengedepankan manajemen risiko yang disiplin.

Menurut analisis teknikalnya, apabila IHSG gagal menembus batas resistance kuat tersebut, indeks memiliki potensi untuk kembali berkonsolidasi atau mengalami koreksi lanjutan yang cukup dalam.

Untuk pergerakan hari ini, rentang support IHSG diperkirakan berada pada kisaran level 6.100 hingga 6.200, sementara area resistance terdekat diproyeksikan menguji rentang 6.300 hingga 6.350.

Ketidakpastian arah pergerakan pasar keuangan domestik ini terjadi di tengah atmosfer sentimen global yang kurang menguntungkan, menyusul pelemahan tajam yang melanda bursa saham Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Selasa (11/8/2026).

Harapan Damai AS-Iran Memudar, Wall Street dan Bursa Asia Tertekan

Di pasar global, bursa saham Wall Street tertekan setelah optimisme pelaku pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali meredup.

baca juga

Indeks S&P 500 ditutup melorot 0,32%, indeks komposit Nasdaq melemah 0,60%, dan indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,34%.

Investor kembali mencermati ketegangan di kawasan strategis Timur Tengah setelah pejabat baru Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran secara tegas menyatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup selama AS tidak mengubah sikap politiknya dan menerima persyaratan Iran untuk mengakhiri perang.

Pernyataan keras tersebut langsung memicu kekhawatiran global bahwa konflik dapat berlangsung lebih lama serta berisiko mengganggu kelancaran pasokan energi dunia.

Kondisi ini membuat harga minyak mentah jenis Brent bertahan di sekitar level tertinggi dalam seminggu, meski pergerakannya diwarnai volatilitas tinggi. Kenaikan harga energi tersebut membawa dampak sektoral di Wall Street, di mana sektor energi S&P 500 berhasil terangkat sebesar 1,1%.

Sebaliknya, tekanan besar melanda saham-saham teknologi berkapitalisasi raksasa (big tech). Saham Amazon tercatat merosot 2,1%, Alphabet tergerus 3,8%, dan saham SpaceX terpangkas hampir 4%.

Namun di sisi lain, saham Apollo Global berhasil menguat 6,2% dan Blackstone melonjak hampir 4%. Dari sisi kinerja korporasi individual, saham Jabil menguat 5,9% setelah UBS menaikkan rekomendasi saham perusahaan manufaktur elektronik tersebut menjadi "buy".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS

Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Jelang Rebalancing MSCI, Hindari Saham-saham Ini

Jelang Rebalancing MSCI, Hindari Saham-saham Ini

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:18 WIB

Jangan Hanya Kejar Cuan, Investor Perlu Miliki Strategi dan Manajemen Risiko

Jangan Hanya Kejar Cuan, Investor Perlu Miliki Strategi dan Manajemen Risiko

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Donald Trump Umumkan Terbuka untuk Perang Lagi: Amerika Satu-satunya Pengendali Selat Hormuz

Donald Trump Umumkan Terbuka untuk Perang Lagi: Amerika Satu-satunya Pengendali Selat Hormuz

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Saham GIAA Tiba-tiba Terbang Tinggi, Bertahan Sampai Kapan

Saham GIAA Tiba-tiba Terbang Tinggi, Bertahan Sampai Kapan

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Terkini

Kasus ISPA Tembus 4.500! Pemprov Banten Perpanjang PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik

Kasus ISPA Tembus 4.500! Pemprov Banten Perpanjang PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:07 WIB

Menteri PANRB: Arsitektur Pemerintah Digital dan Keadilan Digital Harus Dibangun Bersama

Menteri PANRB: Arsitektur Pemerintah Digital dan Keadilan Digital Harus Dibangun Bersama

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:05 WIB

7 Dampak Letusan Gunung Anak Krakatau: Apa Saja yang Bisa Terjadi?

7 Dampak Letusan Gunung Anak Krakatau: Apa Saja yang Bisa Terjadi?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 09:05 WIB

AS Resmi Jatuhkan 36 Sanksi Baru untuk Lumpuhkan Iran, Pesawat Sipil Dilarang Melintas

AS Resmi Jatuhkan 36 Sanksi Baru untuk Lumpuhkan Iran, Pesawat Sipil Dilarang Melintas

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:03 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Peradangan Paru hingga Sesak Napas

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Peradangan Paru hingga Sesak Napas

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 09:02 WIB

Segera Beli, Harga Emas Antam Lagi Murah Jadi Rp2,61 Juta/Gram

Segera Beli, Harga Emas Antam Lagi Murah Jadi Rp2,61 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:01 WIB

5 Tanda Kulit Butuh Eksfoliasi, Jangan Diabaikan agar Wajah Tidak Kusam

5 Tanda Kulit Butuh Eksfoliasi, Jangan Diabaikan agar Wajah Tidak Kusam

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 08:58 WIB

Purbaya Klaim Ekonomi RI Membaik karena Aksi Demo Lebih Sedikit

Purbaya Klaim Ekonomi RI Membaik karena Aksi Demo Lebih Sedikit

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 08:55 WIB

800 Aset Pemprov Dikuasai Pihak Luar! Kejati Sultra Dikerahkan Tuntaskan Temuan BPK

800 Aset Pemprov Dikuasai Pihak Luar! Kejati Sultra Dikerahkan Tuntaskan Temuan BPK

News | Rabu, 09 September 2026 | 08:52 WIB

Strategi Efisiensi Budidaya Tingkatkan Hasil Panen Bawang Merah hingga 12 Persen

Strategi Efisiensi Budidaya Tingkatkan Hasil Panen Bawang Merah hingga 12 Persen

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 08:46 WIB

×