"Jangan sampai yang begini (Erick Thohir) diambil pihak lain pak @ganjarpranowo," ungkapnya.
Ia kemudian mengatakan alasan mengapa Erick Thohir cocok untuk menjadi pendamping Ganjar Pranowo. Alasan pertama adalah Ketum PSSI tersebut memiliki elektabilitas tinggi sebagai cawapres.
Terbukti berdasarkan hasil survei terbaru dari Indonesia Political Opinion (IPO) periode 5 hingga 13 Juni 2023, Erick Thohir mendapatkan elektabilitas tertinggi sebagai cawapres secara personal maupun berpasangan dengan Ganjar Pranowo. Secara personal Eks Presiden Inter Milan ini memperoleh elektabilitas cawapres tertinggi di angka 15,5 persen.
Erick Thohir mengungguli Menkopolhukam Mahfud MD dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kemudian ketika dipasangkan dengan Ganjar Pranowo, sebanyak 26,8 persen masyarakat manyatakan dukungannya kepada Erick Thohir. Menurut Chusnul, Erick Thohir menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia untuk pendamping Ganjar Pranowo.
Kedua, Chusnul mengatakan Erick Thohir merupakan pemimpin yang sangat dekat dengan generasi muda atau milenial Indonesia.
"Elektabilitas tinggi, dekat dengan milenial, kader NU, tidak punya rekam jejak politik identitas dan dekat dengan kelompok radikal," pungkas Chusnul Chotimah.