Pengamat Politik, Jhon Sitorus memberikan kritikan menohok terhadap ucapan yang cukup kontroversial dari Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Buni Yani.
Dirinya heran mengapa sosok politikus tersebut malah coba membawa ranah agama guna menyerang sosok dari Kaesang Pangarep di Pilwalkot Depok 2024.
Menurutnya, Buni Yani kembali memberikan ukuran yang tak bisa diukur oleh manusia dengan mendorong masyarakat untuk memilih wali kota berdasarkan kesalehan dari sosok itu.
"Masih aja jualan kesalehan dan agama orang yang tak bisa diukur manusia," ungkapnya lewat akun twitter pribadinya @Miduk17, dikutip Suara Liberte, Rabu (21/6/2023).
Jhon justru curiga mengapa hal tersebut sampai dibawa menuju ranah politik lagi, ia mengatakan sepertinya ada ketakutan akan majunya sosok dari Kaesang
"Kenapa takut dengan Kaesang? Takut kehilangan periuk nasi yang selama ini jadi sapi perah kalian?" cuitnya memberikan sindiran untuk Buni Yani.
Diketahui, Buni Yani meminta masyarakat untuk memilih pemimpin berdasarkan kesalehannya karena hal itu yang paling dibutuhkan saat ini, ia menyuarkan hal itu untuk rakyat yang ada di Depok.
Menurutnya, jangan sampai salah dalam memilih pemimpin, apalagi sosok yang disebutnya sebagai sosok planga-plongo. Istilah itu biasanya disematkan untuk Presiden Jokowi, namun kali ini digunakan untuk menyindir anaknya, Kaesang.