Pegiat media sosial, Denny Siregar mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah presiden terbaik Indonesia yang sulit dikalahkan.
Pernyataan ini diungkap oleh Denny dalam rangka ulang tahun Presiden Jokowi ke 61, pada 21 Juni 2023 kemarin.
“Saya inget banget dapat telepon dari beberapa orang yang saya kenal yang meminta saya untuk mendukung rencana mereka supaya Presiden Jokowi bisa menjabat 3 periode,” jelas Denny melansir dari 2045 TV, Sabtu (23/06/23).
“Sempat tergoda sih, tapi saya ingat bahwa itu melanggar konstitusi dan bisa membuka celah pemakzulan Presiden RI,” tambahnya.
Denny juga menambahkan bahwa cara ini bisa jadi sejarah yang tidak baik yang diwariskan ke anak cucu nanti sekaligus merusak nama baik Jokowi.
“Dan akhirnya saya menolak mentah-mentah narasi Jokowi 3 periode itu dan menjadi bagian terdepan melawan keinginan itu,” katanya.
“Saya tahu saya juga bangga dengan Pak Jokowi, ingat banget waktu tahun 2014 saya yang bukan siapa-siapa bahkan kenal Jokowi aja nggak, tapi berjibaku di media sosial mendukung Jokowi untuk menjadi presiden,” ungkapnya.
Denny merasa keputusannya mendukung Jokowi tidak salah, karena ia ingin ada perubahan mendasar di Republik ini.
“Supaya kelak kita bisa mengangkat dagu kita di mata dunia dan ternyata benar pilihan saya, nggak salah Jokowi adalah presiden terbaik di era saya,” katanya.
“Yang akan sulit dikalahkan bahkan oleh presiden-presiden selanjutnya,” jelasnya.
Ia kemudian menceritakan bagaimana seorang Jokowi harus berjibaku melawan Freeport dan mencoba mengakuisisinya.
“Dan dia berhasil, dia juga dengan gagahnya mengembalikan kedaulatan RI dengan pelarangan ekspor mentah biji nikel dan melawan Eropa yang ingin produksi sawit kita,” jelasnya.
Meski Jokowi gagah begitu kata Denny, lawan politiknya tetap saja menyerangnya. Mulai dari narasi mengejek seperti planga plongo sampai tudingan PKI yang dihadapi Jokowi dengan diam dan dia terus bekerja
“Dan hasilnya ribuan kilometer jalan raya dan jalan tol dari Aceh sampai Papua tersambung dalam waktu singkat periode kepemimpinannya,” kata Denny.
“Puluhan bendungan-bendungan raksasa dibangun supaya hasil panen kita bisa lebih terarah, bandara direnovasi supaya tambah gagah,” tambanya.
Dan kata Denny, kelompok radikal dihajar habis sampai tidak bisa bersuara. Serta pelan-pelan masyarakat Indonesia bisa merasakan dampaknya ekonomi baru tumbuh ketika ada pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.