CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Putuskan Semua Petinggi Al-Zaytun Dihukum Mati

Suara Liberte

Senin, 26 Juni 2023 | 08:50 WIB
CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Putuskan Semua Petinggi Al-Zaytun Dihukum Mati
Maruf Amin perintahkan semua petinggi Ponpes Al-Zaytun, termasuk Panji Gumilang dihukum mati.

Beredar video berjudul ‘MA'RUF AMIN MINTA SEMUA PELAKU PIDANA AL-ZAYTUN DIHUKUM MATI !!’, yang diunggah oleh akun youtube Kabar News pada Minggu (25/06/23).

 

Narasi video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa Wakil Presiden Republik Indonesia, Maruf Amin memerintahkan untuk menghukum mati para Pemimpin Ponpes Al Zaytun.

 

Seperti diketahui Ponpes Al Zaytun yang berada di Indramayu Jawa Barat itu dianggap memiliki ajaran yang menyimpang dari Islam. 

 

Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail Maruf Amin yang tengah melakukan konferensi pers dengan para ajudannya. 

 

Seolah-olah konferensi pers ini dibuat Maruf Amin untuk memberikan ultimatum kepada pemimpin Al-Zaytun, Panji Gumilang

baca juga

 

Video itu pun disertai tulisan ‘Semua Pelaku Dihukum Mati, Marug Amin Tindak Tegas Semua Pelaku Al-Zaytun !!’.



PENJELASAN

 

Untuk diketahui kebenarannya, sampai saat ini  Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin tak pernah memberikan ultimatum akan menghukum mati pemimpin Al-Zaytun.

 

Yang terbaru, Maruf Amin hanya meminta jajaran menteri di bawahnya segera mengkoordinasikan lebih lanjut terkait kontroversi dugaan ajaran menyimpang Pesantren Al Zaytun. 

Pemerintah kata Ma'ruf, akan menindaklanjuti berbagai pandangan ormas Islam mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Persatuan Islam (Persis) dan lainnya.

 

Sebelumnya, diketahui Ponpes Al Zaytun menjadi perbincangan publik usai video pelaksanaan salat Idul Fitri 1444 H mereka dianggap menyimpang dari ajaran agama Islam.

 

Pada video yang diunggah tersebut, tampak jamaah dibuat jarak. Selain itu, ada jamaah perempuan di posisi paling depan antara jamaah laki-laki.

 

Kini pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD tengah menyelidiki dugaan penyimpangan ajaran dalam Ponpes ini dan telah dibentuk juga Tim Penyidik khusus Al-Zaytun.

 

Ditambah, jika sesuai dengan narasi dan thumbnail yang dibangun Kabar News, hukuman mati tidak bisa dijatuhkan oleh seorang wakil presiden. 

 

Hukuman mati hanya bisa dijatuhkan oleh keputusan hakim. Pada Pasal 100 Ayat 1 KUHP mengatur, hakim menjatuhkan pidana mati dengan masa percobaan selama 10 tahun.

 

Hukuman ini pun memperhatikan rasa penyesalan terdakwa dan ada harapan untuk memperbaiki diri atau peran terdakwa dalam tindak pidana.

 

Isi video yang disajikan Kabar News juga tidak sesuai dengan narasi dan thumbnail video, dimana isinya hanya pernyataan dari Maruf Amin yang tak ada hubungannya dengan vonis hukuman mati. 

 

Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut diambil dari berita aslinya berjudul ‘Ke Pandeglang, Ma'ruf Amin Bawa Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda’.

 

Berita ini diunggah oleh Kompas.com 25 Desember 2018 mengenai calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin yang pergi menemui korban tsunami Selat Sunda di Pandeglang, Banten.

 

KESIMPULAN

Video ‘‘MA'RUF AMIN MINTA SEMUA PELAKU PIDANA AL-ZAYTUN DIHUKUM MATI !!’’ yang diunggah akun youtube Kabar News memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: Panji Gumilang Pemimpin Ponpes Al-Zaytun, Ditembak Polisi Hingga Tewas di Tempat

CEK FAKTA: Panji Gumilang Pemimpin Ponpes Al-Zaytun, Ditembak Polisi Hingga Tewas di Tempat

Liberte | Senin, 26 Juni 2023 | 07:45 WIB

Dalami Kasus Al Zaytun, Bareskrim Bakal Periksa Sejumlah Saksi

Dalami Kasus Al Zaytun, Bareskrim Bakal Periksa Sejumlah Saksi

News | Minggu, 25 Juni 2023 | 22:09 WIB

MUI Kabupaten Bogor Dukung Pemerintah Ungkap Dugaan Penyimpangan di Ponpes Al-Zaytun

MUI Kabupaten Bogor Dukung Pemerintah Ungkap Dugaan Penyimpangan di Ponpes Al-Zaytun

Bogor | Minggu, 25 Juni 2023 | 17:21 WIB

Terkini

Ragnar Oratmangoen Terbaru, Daftar 5 Pemain Anyar Persib Bandung

Ragnar Oratmangoen Terbaru, Daftar 5 Pemain Anyar Persib Bandung

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 06:45 WIB

Hasil Prancis vs Paraguay, Skor Tipis Les Bleus Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026

Hasil Prancis vs Paraguay, Skor Tipis Les Bleus Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 06:16 WIB

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 05:55 WIB

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:37 WIB

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:29 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

×