Elite PDIP Bergerak 'Jemput Bola', Incar Kerja Sama Politik Jangka Menengah dengan Demokrat!

Suara Liberte

Senin, 26 Juni 2023 | 17:10 WIB
Elite PDIP Bergerak 'Jemput Bola', Incar Kerja Sama Politik Jangka Menengah dengan Demokrat!
Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat Gladi Bersih BBK di Stadion GBK (Suara.com/Bagaskara)

Pengamat politik Universitas Paramadina menilai pertemuan DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi langkah awal untuk mencapai target besar berikutnya.

Target itu adalah kerja sama politik jangka menengah hingga jangka panjang, kata Ahmad Khoirul Umam.

Menurut Khoirul, elite PDIP telah membaca kemungkinan untuk membentuk kerja sama politik bukan jangka menengah, tetapi lebih dari itu.

"Besar kemungkinan apa yang kemudian dibaca oleh teman-teman di PDIP sebenarnya bukan target dalam konteks politik jangka pendek maka politik jangka menengah," katanya kepada TvOne dikutip Liberte Suara, Senin (26/6/2023).

Ini bertujuan, kata Khoirul, untuk pemilihan presiden (pilpres) 2024 putaran kedua. Ini penting bagi PDIP maupun Demokrat mengingat terdapat tiga calon presiden (capres) dalam kontestasi ini.

"Yang kemudian memungkinkan untuk dibangun kerja sama strategis dengan Demokrat adalah putaran kedua pilpres 2024," tutur Khoirul.

"Ini menjadi penting karena dari peta politik yang ada saat ini jika kemudian pilpres dilakukan dengan tiga pasangan capres-cawapres maka besar kemungkinan akan ada dua putaran," ujarnya, menambahkan.

Melihat peta politik tersebut, PDIP akan memiliki masalah sendiri ketika menutup diri dari Demokrat.

Oleh karenanya, elite PDIP melakukan pergerakan "jemput bola" ke beberapa elite-elite partai lain.

baca juga

"Ini sudah dilakukan secara cermat. Kita melihat pergerakan dari elite di PDIP bukan hanya menunggu bola tetapi 'menjemput bola'," imbuhnya.

"Itulah mengapa Pak Hasto selaku Sekjen PDIP begitu aktif datang untuk menemui Cak Imin di PKB, datang untuk berkomunikasi dengan Sekjen Partai Demokrat. Semua itu untuk membuka ruang komunikasi," tutur dia.

Akademisi Universitas Paramadina menyimpulkan politik jangka panjang akan dibangun, baik oleh PDIP maupun Demokrat, untuk memenangkan pilpres 2024.

"Oleh karen aitu di level ini saya berkeyakinan bahwa ini adalah sebuah investasi politik jangka menengah untuk kemudian juga bisa tentunya ditindaklanjuti untuk agenda politik jangka panjang,"  pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politik Rekonsiliasi PDIP-Demokrat, Pengamat: Ada 3 Fundamental Utama

Politik Rekonsiliasi PDIP-Demokrat, Pengamat: Ada 3 Fundamental Utama

Liberte | Senin, 26 Juni 2023 | 16:53 WIB

Pengamat Endus Aroma SARA di Balik Puisi Butet di Panggung PDIP

Pengamat Endus Aroma SARA di Balik Puisi Butet di Panggung PDIP

Liberte | Senin, 26 Juni 2023 | 16:52 WIB

Pidatonya Disebut Kurang Dukung Ganjar, Pengamat Baca Langgam Politik Jokowi: Pelan-pelan, Tidak Frontal

Pidatonya Disebut Kurang Dukung Ganjar, Pengamat Baca Langgam Politik Jokowi: Pelan-pelan, Tidak Frontal

Liberte | Senin, 26 Juni 2023 | 16:07 WIB

Terkini

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×