Beredar video berjudul ‘MAHFUD MD TURUN TANGAN, MINTA KAPOLRI BABAT HABIS PELAKU AL-ZAYTUN’, yang diunggah oleh akun youtube Kabar News pada Senin (26/06/23).
Narasi video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa Mahfud MD mengarahkan Polisi atau Polri untuk menghukum para pemimpin Pemimpin Ponpes Al Zaytun, termasuk Abdus Salam Panji Gumilang.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD sedang mengadakan konferensi pers dihadapan awak media.
Seolah-olah apa yang disampaikan dalam konferensi persnya adalah tentang menghukum para petinggi Ponpes.
Video itu pun disertai tulisan ‘MAHFUD MD TURUN TANGAN, MINTA POLRI SEGERA HABISI PELAKU AL ZAYTUN !!’.
Baca Juga: Main Bareng Teman Cowok, Natasha Rizki dan Citra Kirana Jadi Gunjingan: Dua Wanita Strong
PENJELASAN
Pria bernama lengkap Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, MP kerap dipanggil Syekh Panji Gumilang adalah pendiri Ponpes AL Zaytun pada 13 Agustus 1996.
Sosok Panji Gumilang memiliki rekam jejak cukup kontroversial. Pria kelahiran Desa Sembung Anyar ini sempat dikaitkan dengan gerakan Darul Islam / NII KW9. Gerakan ini dipimpin oleh Abu Toto, diduga nama alias Panji Gumilang.
Sebelum viral, pada 2017, alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu sempat bermasalah dengan guru-guru di Ponpes Al Zaytun. Kala itu, Panji Gumilang diduga melakukan penghinaan dan pelecehan.
Tak berhenti disitu, pada 2021, Panji Gumilang dilaporkan oleh mantan pegawai Ponpes Al Zaytun dengan inisial K. Panji dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap K.
Sebelumnya, diketahui Ponpes Al Zaytun menjadi perbincangan publik usai video pelaksanaan shalat Idul Fitri 1444 H mereka dianggap menyimpang dari ajaran agama Islam.
Pada video yang diunggah tersebut, tampak jamaah dibuat jarak. Selain itu, ada jamaah perempuan di posisi paling depan antara jamaah laki-laki.
Kini pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD tengah menyelidiki dugaan penyimpangan ajaran dalam Ponpes ini dan telah dibentuk juga Tim Penyidik khusus Al-Zaytun.
Sebagai info terbaru, Tim investigasi dalam laporannya menyimpulkan bahwa Panji Gumilang sebagai pimpinan Al Zaytun tidak kooperatif.
Menurut Kiai Badruzzaman, Panji tidak kooperatif karena menolak unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk ikut serta di dalam pertemuan antara tim investigasi dengan pihak Al Zaytun.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada penahanan, penangkapan atau narasi seperti yang ada di video, penembakan terhadap Panji.
Isi video yang disajikan Kabar News juga tidak sesuai dengan narasi dan thumbnail video, dimana isinya hanya pernyataan dari Mahfud MD dan beberapa narasumber yang tidak mereka sebutkan namanya.
Tak ada bukti pula bahwa Panji dan para petinggi Ponpes akan dihabisi oleh Mahfud dan Polri.
Ditelusuri Turnbackhoax.id, thumbnail yang melihatkan Mahfud sedang melakukan konferensi pers itu tak ada kaitannya dengan kasus Al Zaytun.
Foto ini diambil dari berita aslinya berjudul ‘Bertemu 1 Jam, Mahfud MD dan Jaksa Agung Bahas Garis Kebijakan Pemerintah’ yang diunggah Kompas.com pada 20 September 2019.
KESIMPULAN
Video ‘MAHFUD MD TURUN TANGAN, MINTA KAPOLRI BABAT HABIS PELAKU AL-ZAYTUN’ yang diunggah akun youtube Kabar News memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.