Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menyoroti Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat yang menegaskan Ganjar Pranowo bakal melanjutkan program yang telah direncanakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Djarot menyebut Ganjar akan mempercepat realisasi program Jokowi.
Hal tersebut ditanggapi Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Said Didu menyindir dengan 8 poin terkait program Jokowi yang akan dipercepat Ganjar Pranowo jika jadi presiden.
"Percepatannya antara lain; menambah utang, menambah kemiskinan, menambah proyek mengkrak, menambah ketidakadilan, KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), dinasti, ketimpangan ekonomi, dan penjualan SDA (Sumber Daya Alam)," tutur Said Didu dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @msaid_didu, Rabu (28/6).
Said Didu pun menyinggung sosok yang juga digadang-gadang akan ikuti kontestasi Pilpres 2024 menjadi calon presiden (capres) yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Terus Pak @prabowo sebagai calon Pak Jokowi programnya apa?," tandasnya.
Sementara itu, Djarot Saiful menegaskan bahwa Ganjar memang akan meneruskan apa yang sudah dimulai Jokowi dengan percepatan, percepatan, dan percepatan.
"Mas Ganjar akan meneruskan apa yang sudah diletakkan oleh Pak Jokowi dengan percepatan, percepatan, dan percepatan," tegas Djarot dikutip dari Viva.
Djarot menuturkan PDIP saat ini saat ini sedang membangun komunikasi intensif dengan berbagai parpol untuk membangun koalisi yang nantinya akan mendukung Ganjar di Pilpres 2024.
Sebelumnya, Ganjar Pranowo menyebut bahwa kesuksesan Jokowi selama 10 tahun harus dilanjutkan, Gubernur Jawa Tengah itu menilai bahwa Jokowi telah membuat fondasi untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara berdikari di bidang ekonomi sebagaimana yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa.