Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan menyoroti pernyataan sosok yang kerap melontarkan kritikan pada Anies Baswedan, Ade Armando.
Hal tersebut di tanggapi Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Umar Hasibuan heran dengan Ade Armando yang menyebut Anies Baswedan layak menjadi Presiden Indonesia 2024.
"Ada apa kok ade berubah gini!," ujar Umar Hasibuan dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Umar_Hasibuan__, Senin (3/7).
Sementara itu, Ade Armando juga menegaskan bahwa soal narasi yang menyebut jika Anies tidak bisa menjadi Presiden Indonesia karena bukan orang Indonesia asli, hal itu merupakan narasi yang tidak logis.
Ade Armando pun menegaskan bahwa ia bukan beralih mendukung Anies Baswedan.
"Ada yang nanyak gini anda itu sekarang jadi pendukung Anies ya? Ini bukan urusan saya mendukung Anies atau bukan. Saya bukan pendukung Anies," ujar Ade Armando.
Pendukung capres PDIP Ganjar Pranowo itu pun mengatakan bahwa ia membantah narasi terkait Anies tidak boleh jadi capres karena hal itu menurutnya, bertentangan dengan akal sehat.
"Tapi masalahnya ada orang yang bilang bahwa Anies itu tidak boleh jadi calon presiden, karena dia bukan orang Indonesia asli, itu yang saya bantah itu kan sesuatu yang bertentangan dengan akal sehat," jelas Ade Armando.
Selain itu, ia mengatakan orang yang beretnik Arab itu bukan orang Indonesia asli merupakan pernyataan yang rasis, sebagaimana misalnya orang yang keturunan Tionghoa di Indonesia adalah bukan orang Indonesia asli.
"Itu tidak masuk akal dua-duanya. Jadi mengatakan Anies Baswedan tidak bisa menjadi Presiden karena dia adalah bukan orang Indonesia asli itu sama tololnya dengan yang mengatakan Ahok tidak bisa menjadi Gubernur DKI Jakarta karena dia bukan orang Indonesia asli," ungkapnya.
Ade Armando meminta publik agar tidak gagal paham dan bersama melawan rasisme.
"Jadi jangan salah tangkap ya, kita harus melawan rasisme kita harus melawan cara pandang yang menilai bahwa orang Arab, orang Tionghoa adalah bukan orang Indonesia. Mereka adalah orang Indonesia," jelasnya.
"Jangan rasis. Anies dan Ahok punya hak yang sama dengan warga Indonesia lainnya. Mereka berhak jadi pemimpin di kota manapun dan bahkan jadi presiden sekalipun karena mereka Indonesia asli," imbuhnya.