Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto yang mengundurkan diri dari Partai NasDem yang diketuai oleh Surya Paloh.
Hal tersebut ditanggapi Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Jhon Sitorus menyinggung soal para kader NasDem meninggalkan partai yang mengusung Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang itu.
"Beramai-ramai meninggalkan partai pengusung politik identitas. Kini Walikota Makassar, Danny Pomanto keluar dari partai NasDem," tutur Jhon Sitorus dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Miduk17, Selasa (4/7).
Kemudian, Jhon Sitorus pun menyebutkan bahwa mundurnya para kader NasDem menjadi sebuah risiko yang mesti diterima partai Surya Paloh itu.
"Resiko dari sebuah keputusan partai yang tak mendengar nurani. Harus siap kehilangan kader terbaik dan konstituen di akar rumput," tandasnya.
Sementara itu, diketahui bahwa Wali Kota Makassar Dandy telah mengirimkan surat terkait pengunduran dirinya. Pengunduran diri Danny Pomanto dibenarkan Wakil Ketua Umum DPP NasDem Ahmad Ali. Dia menyebut istri dan anak Danny Pomanto juga mundur dari NasDem.
"Saya tadi malam dikabari sama teman-teman. Bahkan istri dan anaknya mengundurkan diri," kata Ahmad Ali dikutip dari Detik.
Surat pengunduran diri Danny Pomanto dikirimkan kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Surat itu juga ditembuskan kepada DPW NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel) dan DPD NasDem Kota Makassar.
Dalam surat pengunduran diri itu, Danny Pomanto bertanda tangan di atas materai. Surat dibuat di Makassar pada tanggal 1 Juli 2023.
Baca Juga: Media Vietnam Kritik Timnas Indonesia U-17: Main Buruk tapi Masuk Piala Dunia U-17 2023