Pegiat media sosial Yusuf Dumdum menyoroti Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto yang mengundurkan diri dari Partai NasDem yang diketuai oleh Surya Paloh.
Hal ini ditanggapi Yusuf Dumdum dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Yusuf Dumdum justru menilai Partai NasDem sama saja menyiapkan batu nisan sendiri lantaran mendukung Anies Baswedan jadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024 mendatang.
Yusuf Dumdum pun menilai bahwa kader potensial NasDem justru satu per satu mundur. Ia juga mempertanyakan bahwa kader yang tersisa nantinya mungkin saja akan seperti mantan Sekjen NasDem yang kini terseret kasus dugaan korupsi.
"Dengan mengusung tukang ngibul sebagai bakal capres di 2024, @NasDem sepertinya sedang menyiapkan batu nisannya. Satu persatu kader potensialnya mundur. Mungkin yang tersisa nanti hanya skelas Johnny G Plate?," ujar Yusuf Dumdum dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @yusuf_dumdum, Selasa (4/7).
Sementara itu, diketahui bahwa Wali Kota Makassar Dandy telah mengirimkan surat terkait pengunduran dirinya. Pengunduran diri Danny Pomanto dibenarkan Wakil Ketua Umum DPP NasDem Ahmad Ali. Dia menyebut istri dan anak Danny Pomanto juga mundur dari NasDem.
"Saya tadi malam dikabari sama teman-teman. Bahkan istri dan anaknya mengundurkan diri," kata Ahmad Ali dikutip dari Detik.
Surat pengunduran diri Danny Pomanto dikirimkan kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Surat itu juga ditembuskan kepada DPW NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel) dan DPD NasDem Kota Makassar.
Dalam surat pengunduran diri itu, Danny Pomanto bertanda tangan di atas materai. Surat dibuat di Makassar pada tanggal 1 Juli 2023.
Baca Juga: Cek Fakta: Usai Pemeriksaan, Semua Aset Kekayaan Panji Gumilang Langsung Disita Pihak Kepolisian