Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang akhirnya menjawab tuduhan atas dugaan ajaran sesat hingga penistaan agama yang dilakukannya baru-baru ini, ia dengan tegas membantah hal tersebut.
Dalam wawancaranya dengan Cokro TV, sosok penuh kontroversi ini mengatakan bahwa dirinya tak mungkin menistakan agama Islam, agama yang diakuinya sebagai agama yang dicintainya dalam hidup ini.
"Wong agamaku kok saya nista itu bagaimana, akalku tidak bisa nerima kalau saya dikatakan menistakan agamanya sendiri," ungkapnya dengan lantang, dikutip Kamis (06/07/2023).
Namun meskipun begitu, dia mengaku tak begitu memikirkan tuduhan itu dan mengatakan kepada oposisinya bahwa mereka bebas melontarkan tuduhan sesukanya. Namun jangan memaksakan dirinya untuk menjadi sama.
"Ya jangan maksa kita harus sama, nanti enggak bisa punya kebebasan berpikir. Kalau salat gara-gara begitu terus dicap menista agama, yang pentingkan salatnya," jelasnya.
Panji menegaskan bahwa ponpesnya adalah lembaga pendidikan yang mewajibkan peserta didiknya untuk berpikir maju hingga berpikir bebas dalam ikatan keagamaan yang pada akhirnya akan menumbuhkan sikap dari toleransi.
Diketahui, Panji Gumilang mendapatkan kritikan pedas dari berbagai elemen masyarakat hingga elite pemerintahan karena viralnya sebuah video yang menunjukkan bagaimana ia bersama murid-muridnya salat dengan saf renggang dan membolehkan perempuan ada dalam saf paling depan.