Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti adanya klarifikasi dari Buro Happold yakni pihaknya bukan yang mendesain Jakarta International Stadium (JIS) jadi diskursus baru.
Adapun perusahaan konsultan desain asal Inggris itu menyebut proyek JIS tak sesuai dengan konsep desain orisinal.
Hal tersebut ditanggapi Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Jhon Sitorus menegaskan bahwa satu per satu mulai terungkapnya kebohongan terkait pembangunan JIS.
Jhon Sitorus juga menyinggung soal adanya pernyataan terkait JIS yang dibangun sesuai konsultan kelas dua hingga setara dengan stadion ternama.
"Satu per satu kebohongan itu terungkap. Dulu ngakunya jika JIS dibangun sesuai dengan konsultan kelas dunia sehingga JIS setara Tottenham Hotspurs Stadium hingga Olympics Stadium London," ujar Jhon Sitorus dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Miduk17, Senin (10/7).
Adapun JIS saat ini kerap jadi ramai diperbincangkan lantaran akan jadi salah satu kandidat venue ajang Piala Duni U-17 2023 di mana Indonesia menjadi tuan rumahnya.
JIS disebut tidak memenuhi lapangan standar FIFA. Perbincangan itu juga kerap dikaitkan dengan politik lantaran JIS dibangun di era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Buro Happold diketahui sebagai salah satu pihak yang ikut terlibat dalam pembangunan JIS.
Buro Happold sendiri diketahui sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam pembangunan JIS. Dalam keterangan resminya, Buro Happold menjelaskan perannya dalam proyek tersebut.
Baca Juga: Pemain Manchester United yang Gagal Total Jadi Pewaris Nomor Punggung Keramat di Old Trafford