Politikus Golkar, Andi Sinulingga menyoroti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang merilis hasil survei tingkat elektabilitas sosok bacapres potensial yaitu, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.
Hasilnya, Prabowo Subianto yang mendapat elektabilitas tertinggi sebesar 34,3 persen.
Hal itu ditanggapi Andi Sinulingga melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Andi Sinulingga menegaskan bahwa dalam hasil survei terbaru juga hasilnya tetap Prabowo Subianto yang lebih unggul dibanding Ganjar Pranowo.
Loyalis Anies Baswedan itu pun mengatakan bahwa ada pemilik survey yang mendukung Ganjar Pranowo, tidak merilis hasil surveinya lantaran Prabowo yang lebih unggul. Ganjar Pranowo pun disindir karena turun terus hasil surveinya.
"LSI (lembaga) kabarnya siang ini juga rilis survey, hasilnya Prabowo unggul lebih jauh dari Ganjar," ujar Andi Sinulingga dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @AndiSinulingga,
"Kemarin pemilik survey yang tebuka dukung ganjar juga survey, tapi tak di rilis karena Prabowo yang unggul, ganjar turun terus dan Anies stagnan. Makanya jangan sombong," tandasnya.
Sementara itu, survei LSI itu digelar selama periode 30 Mei-12 Juni 2023. Metode survei menggunakan multistage random sampling yang melibatkan 1.200 responden.
"Delapan bulan jelang Pilpres 2024, Prabowo Subianto masih unggul atas Ganjar dan Anies. Elektabilitas Prabowo semakin menanjak sebesar 34,3 persen, sementara Ganjar turun naik di 32,7 persen dan Anies stagnan pada 22,1 persen," papar peneliti LSI Denny JA Hanggoro Doso Pamungkas dikutip dari Detik.
Hanggoro membeberkan, selama periode survei Januari, Mei, dan Juni, Prabowo Subianto mengalami kenaikan elektabilitas secara signifikan. Sementara itu, Ganjar Pranowo mengalai naik turun dan Anies stagnan.
"Secara tren yang diamati dari tiga survei (Januari, Mei, Juni) tahun 2023, Prabowo elektabilitasnya menanjak. Ganjar elektabilitasnya turun naik. Anies elektabilitasnya stagnan," ujar dia.
Terpisah, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyindir LSI Denny JA terkait hasil survei bakal capres Ganjar Pranowo yang masih tak stabil. Hasto mengatakan PDIP sudah berpengalaman dengan survei.
"Ya kalau Pak Denny JA, kan kami sudah tahu, sudah berpengalaman lah," kata Hasto di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2023).
Hasto mengatakan PDIP banyak dibantu hasil survei lain dalam Pilkada. Dia mengatakan lembaga lain itu lebih objektif dan metodologinya tepat.
"Maka dalam Pilkada Pilkada, kami banyak dibantu oleh lembaga survei yang lain, yang objektif, yang berdasarkan metodologi yang tepat," imbuhnya.