Pegiat media sosial Bachrum Achmadi mengomentari perihal anggapan PDI Perjuangan (PDIP) retak usai Ganjar Pranowo dideklarasikan sebagai calon presiden.
Dalam gambar yang diunggah Bachrum, ada narasi Ketua Umum PDIP yaitu Megawati Soekarnoputri dianggap salah memilih Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.
Oleh karenai tu, ia meyakini bukan hal mustahil jika pencalonan Ganjar oleh PDIP akan direvisi karena anggapan tersebut.
“Tempo hari sudah awak bilang, bukan mustahil pencapresan Ganjar direvisi,” ujar Bachrum, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @bachrum_achmadi pada Kamis (13/7/2023).
Menurut Bachrum, penyebabnya adalah Ganjar adalah bakal calon presiden paling lemah di antara tiga kandidat yang ada saat ini.
“Kalo mau jujur, berpikir waras & jernih, Ganjar itu paling lemah dari 3 capres, lemah dalam segala hal. Ini fakta yang sulit dibantah. Plis jangan ngamuk ya bong!” ujarnya.
Seperti diketahui pengumuman Ganjar calon presiden PDIP dilakukan oleh Megawati di kediaman Bung Karno di Batu Tulis, Bogor, pada Jumat (21/4/2023).
“Pada jam 13.45 WIB dengan mengucap Bismillah, menetapkan Ganjar Pranowo sebagai kader dan petugas partai, ditingkatkan tugasnya sebagai calon presiden,” ujar Megawati dalam keterangan resminya.
Adapun alasan Megawati memilih Ganjar sebagai bakal calon presiden karena yang bersangkutan sesuai dengan harapan rakyat dan karena situasi politik saat ini.
Baca Juga: PSSI Masih Pelajari Hukuman AFC untuk Penggawa Timnas Indonesia U-22
“Saya mencermati bagaimana pendidikan politik dan kaderisasi PDIP mampu melahirkan berbagai pemimpin mereka diberi tanggung jawab yang besar bagi rakyat dan bangsa dan negara dengan sebuah kontemplasi proses panjagn tersebut memikirkan dan mencermati harapan rakyat,” ujar Megawati dalam kesempatan tersebut.